PSBB Jakarta Tidak Ngaruh, Jumlah Volume Kendaraan Makin Meningkat, Ini Buktinya


PSBB Jakarta Tidak Ngaruh, Jumlah Volume Kendaraan Makin Meningkat, Ini Buktinya


Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapakan di Jakarta tidak ngaruh terhadap volume kendaraan. Buktinya, jumlah volume kendaraan di Ibukota mengalami peningkatan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, di hari-4 penerapan PSBN di Jakarta volume kendaraan di Ibukota mengalami peningkatan.

“Ada peningkatan jumlah kendaraan aktivitas warga yang menuju wilayah Jakarta,” kata Nana di Jakarta Timur, Senin (13/4).

Karena itu, kata Nana, pihaknya bersama Pemprov DKI akan melakukan evaluasi terkait aktivitas kendaraan yang masih tetap ramai.

“Kita dengan Gubernur dan Pangdam akam evaluasi. Ini kok hari keempat cukup banyak. Akan terus kita evaluasi,” beber Nana.

Seperti diketahui, setelah PSBB resmi dilakukan sejak Jumat (10/4/2020), pihak kepolisan sudah aktif melakukan sejumlah operasi dalam rangka sosialisasi mengenai aturan bagi pengguna kendaraan.

Pengguna motor wajib berkendara dengan menggunakan masker dan sarung tangan.

 Sementara pengguna mobil pribadi harus menerapkan physical distancing dengan membatasi jumlah penumpang sebanyak 50 persen dari kapasitas normal.

PSBB di Jakarta berlangsung mulai 10 hingga 23 April 2020 mendatang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, telah menyampaikan dan meminta warga patuh terhadap regulasi meski tak ada pelarangan ketat untuk pengguna motor dan mobil.

Bagi yang melanggar aturan PSBB, sanksinya bisa jerat Pasal 93 Jo Pasal 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina kesehatan dengan ancaman pidana penjara 1 tahun dan denda Rp 100 juta.

Sumber : Pojoksatu

Bagikan: