PWNU Jawa Timur Instruksikan Banser Kawal Gus Muwafiq

PWNU Jawa Timur Instruksikan Banser Kawal Gus Muwafiq

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur KH Abdussalam Sohib menganggap dinamika respons terhadap ceramah KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq yang dinilai menghina Nabi Muhammad telah selesai setelah yang bersangkutan meminta maaf.

Namun kiai Abdussalam mempersilakan jika ada pihak-pihak yang ngotot ingin menempuh jalur hukum. 

“Kami hormati jika ada pihak yang menempuh jalur hukum. Asal jangan ada respons berlebihan di luar hukum,” kata Abdussalam di Kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Kamis, 5 Desember 2019.

Baca juga : FPI Malang Laporkan Gus Muwafiq, GP Ansor Warning Kapolresta Malang

Respons di luar hukum yang dimaksud Abdussalam ialah bila ada penghadangan atau penggagalan pengajian oleh Muwafiq oleh kelompok-kelompok tertentu. Jika itu sampai terjadi, NU Jawa Timur menginstruksikan seluruh kadernya agar mengamankan dakwah-dakwah Muwafiq. 

“Apabila ada penghadangan, maka tugas kami semua para kader NU, termasuk Banser dan Pagar Nusa, untuk melawan,” katanya.

Abdussalam menambahkan, kader NU dipersilakan mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk menyelamatkan kiainya, asal berkoordinasi lebih dulu dengan polisi. Bila respons polisi lamban, kata Abdussalam, kader NU tak dilarang bergerak sendiri dengan catatan telah meminta restu dan nasihat kiai. 

Baca juga : Pemilik Akun ini Unggah Foto Hina Gus Muwafiq, Diajak Tabayyun Gak Mau

“Namun, jangan sampai tindakan itu justru melanggar hukum, waspadai adu domba,” kata Abdussalam.

Abdussalam yakin ucapan Muwafiq yang dipermasalahkan Front Pembela Islam tidak bertujuan untuk menghina nabi. Sebab, kata dia, dakwah Muwafiq menyampaikan  pesan-pesan ajaran Nabi Muhammad secara sejuk. 

“Wong mendakwahkan ajaran Kanjeng Nabi, kok malah menghina, itu kan paradoks namanya,” tutur Abdussalam.

Dia berujar NU akan memberikan bantuan hukum terhadap Muwafiq bila memang diperlukan. Sebab, Muwafiq sendiri memang kader NU. “Ya tentu (dibantu), karena beliau kader NU,” katanya.

Sumber : Tempo

Bagikan: