Polisi Tetapkan Penghina Kiai Ma'ruf Amin sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Penghina Kiai Ma'ruf Amin sebagai Tersangka

Polisi menetapkan Jafar Shodik Alattas sebagai tersangka karena menyebut Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dengan sebutan sebuah binatang.

"Ya benar (jadi tersangka)," ungkap Wakil Kepala Bareskrim (Wakabareskrim) Irjen Pol Antam Novambar ketika dihubungi wartawan, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, Shodik dikenakan Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) dan/atau Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 207 KUHP dan/atau Pasal 104 KUHP dan/atau Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

Baca juga : Rabithah Alawiyah: Ja'far Shodiq Bukan Habib, Dia Kurang Akhlak

Dugaan tindak pidananya adalah penghinaan terhadap penguasa/badan umum di Indonesia dan/atau pencemaran nama baik dan/atau makar.
Shodik sebelumnya telah dilaporkan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai Rabithah Babad Kesultanan Banten ke Bareskrim Polri, Kamis.

Kendati demikian, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan bahwa polisi telah bergerak sebelum laporan itu dibuat.

Hasilnya, Direktorat Siber Bareskrim Polri menangkap Shodik di kediamannya di daerah Depok, Jawa Barat, pada Rabu (4/12/2019).

Baca juga : Kiai Maruf Amin Maafkan Jafar Shodiq yang Mencaci dengan Sebutan Hewan

"Sebelumnya kita sudah membuat laporan model A, yang karena ada namanya Ditsiber ya, kemudian dari Siber kemarin mengamankan seorang laki-laki dengan inisial JS," ungkap Argo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis.

Sumber : Kompas

Bagikan: