Megawati Ajak Orang yang Ingin Mendirikan Negara Khilafah Datang ke DPR untuk Bersuara

Megawati Ajak Orang yang Ingin Mendirikan Negara Khilafah Datang ke DPR untuk Bersuara

Presiden ke 5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri pada seminar Penguatan Wawasan Kebangsaan di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama, Kalibata, Jakarta Timur, Senin, (9/12/2019) mengajak berdiskusi segelintir orang yang ingin mendirikan negara Khilafah di Negeri ini ke DPR.

Dirinya menyesalkan perbuatan oknum radikalisme yang ingin diakui keberadaannya justru dengan membuat kegaduhan di masyarakat, meneror pemerintahan hingga merusak sarana-prasarana.

"Saya menghimbau kepada orang yang punya ide tentang khilafah itu, datang lah ke DPR, itu kan memang tempat buat rakyat menyampaikan suara. Jangan malah merusak tempat-tempat umum atau meneror sana-sini," ucapnya saat memberikan paparan di depan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Sosial.

Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) lembaga yang berdiri pada 28 Februari 2018 itu menegaskan bahwa hanya ideologi Pancasila yang dapat menyatukan bangsa Indonesia dari ujung Timur ke ujung Barat (Sabang sampai Merauke).

Putri dari Bapak Proklamator Indonesia Soekarno menuturkan bahwa Ideologi Khilafah itu sudah banyak ditolak di negara Timur Tengah seperti Turki, Libya, Mesir.

"Negara-negara di Timur Tengah itu berperang dengan ISIS untuk menolak mereka di negaranya. Loh kok di sini lucu, malah ada segelintir orang yang mau mengganti Pancasila yang sudah berhasil bertahun-tahun menyatukan perbedaan kita digantikan dengan ideologi Khilafah," ucapnya.

Menurut Ketua Umum Partai PDI Perjuangan terkait radikalisme, ia menanyakan kemana nantinya orang-orang non muslim jika nantinya Ideologi Khilafah atau Indonesia menjadi negara Islam.

"Berapa orang yang akan dibunuh ketika radikalisme mulai beraksi lebih besar lagi di Indonesia? Lalu ke mana warga Indonesia yang non-muslim akan migran (pindah negara) kalo negara ini jadi negara Islam? Bagaimana nasib mereka nantinya?" ucapnya.

Sumber : tribunnews

Bagikan: