Komitmen dengan Pancasila, Din Syamsuddin : Saya Tolak Khilafah Politik


Komitmen dengan Pancasila, Din Syamsuddin : Saya Tolak Khilafah Politik

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Din Syamsuddin menegaskan menolak Khilafah politik ala Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Din mengatakan, bangsa Indonesia sudah berkomitmen menggunakan Pancasila sebagai dasar negara. Sehingga tidak boleh dirusak dengan khilafah politik seperti yang diperjuangkan HTI.

“Tidak. Kita sudah comitted dengan negara Pancasila. Jangan direduksi khilafah itu dengan khilafah politik. Khilafah politik itu kita tolak,” kata Din dalam Pengajian Akbar di Yayasan Ponpes Al Fattah, Buduran Sifoarjo, Ahad (20/10/2019), seperti dikutip dari PWMU.co

Din membagi Khilafah menjadi dua, yaitu khilafah peradaban dan khilafah politik. Khilafah peradaban, menurutnya, sesuatu yang mulia dan jangan dilarang. Sementara Khilafah politik ala HTI harus ditolak.

“Saya pribadi menolak khilafah politik. Tetapi khilafah yang ada dalam Alquran yaitu khilafah yang membangun bumi dan peradaban itulah khilafah peradaban, jangan ditolak. Jangan dilarang untuk disebut,” jelasnya.

“Kita ini khalifatullah fil ardh. Yang kita tolak khilafah politik, yang ingin membangun sistem politik baru, karena kita sudah memiliki sistem politik negara yang berdasarkan Pancasila.Tapi itu yang kadang dipakai alat politik. Itu yang kadang saya tidak suka,” tambah Din.

Bagikan: