Kiai Marsudi Syuhud: Kaderisasi Terselubung HTI Ingatkan pada Pola Gerakan PKI

Kiai Marsudi Syuhud: Kaderisasi Terselubung HTI Ingatkan pada Pola Gerakan PKI

Oleh : KH Marsudi Syuhud

Sesungguhnya Radikal itu “bonus”. Paham khilafah sejatinya gerakan transnasional yg bersifat komunistis utopis. Pintu masuknya adalah Islam "kafah" menurut tafsir sepihak versi mereka. Gerakan ini cenderung melawan kemapanan. Karena itu menarik bagi intelektual milenial yg belajar Islam non pesantren. 

Melalui sayap-sayapnya, HTI yang telah mati masih dan diyakini potensial membahayakan bumi pertiwi. Model penghalalan segala cara untuk merebut kekuasaan termasuk diantaranya kaderisasi terselubung sesungguhnya mengingatkan pada pola gerakan Partai Komunis Indonesia. 

Konstruksi gerakan HTI dan PKI sangat tidak sesuai diterapkan di negara khatulistiwa ini. 
Maka tugas kita adalah memberikan formula pesantren kepada kaum milenial melalui gerakan-gerakan edukatif konstrukstif yang bersendikan pada PBNU, Pancasila-Bhinneka Tunggal Ika-NKRI-UUD 1945.

Nilai-nilai yang mewujud dari 4 Pilar tersebut nyata telah tetap menyatukan nasionalisme dan ke-Indonesia-an kita semua.

Allah SWT, Tuhan YME telah menjadikan Tanah Air kita sebagai paradise kedua untuk dihuni manusia dengan damai dan rahmat bagi sekalian alam. 

Sehingga Indonesia terlalu cantik untuk dirusak dengan mengatasnamakan Agama dan juga sebaliknya mengatasnamakan kekuasaan tak berperi.

Saya mengajak berJIHAD melawan gerakan destruktif yang mengancam persatuan dan kesatuan NKRI sesuai dg keahlian masing-masing, dan termasuk didalamnya ladang jihad modern yakni MEDIA SOSIAL.Karena kewajiban kita semua sesungguhnya adalah menjaga ARSITEKTUR MODERAT yang telah diwariskan oleh para pendiri INDONESIA.

Bagikan: