KH Robikin Emhas: Maqbarah Ulama di Saudi Terbuka Sejak Ada Makam Mbah Moen

KH Robikin Emhas: Maqbarah Ulama di Saudi Terbuka Sejak Ada Makam Mbah Moen

Ketua PBNU KH Robikin Emhas mengungkapkan, Maqbaroh Ulama (komplek pemakaman para pemuka agama) di Ma’la Saudi Arabia sebelumnya dikenal cukup ketat. 

Jangankan tahlil, peziarah yang berdoa dengan mengangkat tangan pun sering dihalau. Namun, setelah KH Maimun Zubair alias Mbah Moen dimakamkan di sana keadaannya berubah. 

Baca juga : Mbah Moen dalam Mimpi Seorang Habib : Bib, Saya Sudah Meninggal Dijemput Kanjeng Nabi

"Alhamdulillah kami berkesempatan ziarah. Dan sebagaimana lazimnya di Indonesia, kami dapat melakukan tahlil dan berdoa dengan leluasa. Hal sama juga kami lihat pada peziarah sebelum kami. Tanpa pengawalan, tanpa halangan," ucap Robikin.

KH Maimun Zubair atau yang akrab disapa Mbah Moen meninggal dunia saat sedang beribadah haji, di Mekah, Arab Saudi. Mbah Moen wafat pada Selasa pagi (6/8/2019) lalu.

Baca juga : Makam Mbah Moen Sedang Diawasi Otoritas Saudi, Ini Himbauan Bagi Peziarah

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di kompleks pemakaman Al Ma'la. Selain dimakamkan dekat makam Siti Khadijah, Mbah Moen dimakamkan berdekatan dengan makam gurunya, Sayid Muhammad al-Maliki.

Berdasarkan informasi, komplek pemakaman para pemuka agama di Ma’la Saudi Arabia sebelumnya memang cukup ketat. Jangankan tahlil, peziarah yang berdoa dengan mengangkat tangan pun sering dihalau. 

Namun, setelah KH Maimun Zubair alias Mbah Moen disarekan di sana keadaan berubah. 

"Semoga hal ini merupakan pertanda proses moderasi keberagamaan yang sebelumnya dikabarkan." tandas Robikin.

Sumber : Timesindonesia

Bagikan: