Kerap Hadapi Cacian, Kiai Said: Tak Pengaruh Apa-Apa ke Saya

Kerap Hadapi Cacian, Kiai Said: Tak Pengaruh Apa-Apa ke Saya

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj mengatakan dirinya sudah terbiasa menjadi sasaran cacian warganet.

""Alhamdulillah saya jumpa dengan medsos. Kalau sepekan nggak ada orang mencaci maki saya, saya cari kok nggak ada. Mengapa nggak ada yang caci maki saya pekan ini. Kesepian saya malah. Karena saking bebalnya," ucap kiai Said di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Kamis (17/10).

"Kadang saya pantau, dalam seminggu kok tidak ada yang caci saya. Karena sudah kebal, bully tidak nambah dan mengurangi keadaan saya, tidak mempengaruhi saya seperti saat ini," katanya.

Dengan segala kritikan warganet, kata dia, NU tetap konsisten untuk selalu membawa pada kejayaan Islam.

 "Susunan pengurus boleh ganti tapi bagi Islam berasas 'ahlussunah wal jamaah', latar belakang historikal, sama prinsipnya, sama tujuan," katanya.

Kiai Said lantas mengatakan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) beruntung tidak hidup di era media sosial dan tidak mengenal platform tersebut.

"Untung Gus Dur tidak jumpa medsos. Dia bisa di-bully (dirundung) terus jika ada di era saat ini," kata Said di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Kamis (17/10).

Menurut dia, di era medsos arus informasi begitu deras mempengaruhi cara berpikir masyarakat, termasuk kecenderungan perilaku mencaci melalui dunia digital.

Sumber : Merdeka

Bagikan: