Disuruh Ngaji Oleh Munarman, Moeldoko : Nggak Apa-apa Aku Ngaji Lagi

Disuruh Ngaji Oleh Munarman, Moeldoko : Nggak Apa-apa Aku Ngaji Lagi

Munarman meminta Moeldoko belajar mengaji agar tak menjadi burung beo karena mempertanyakan keberadaan FPI selama ini. Menurutnya, Moeldoko harus belajar mengaji dengan ulama yang benar-benar ulama, bukan ulama sulthoniyah. 

"Ringan saja, dia mesti belajar ngaji yg bener, jangan jadi burung beo, mengulang-ulang ucapan dari orang yang anti-Islam," kata Munarman.

Munarman lantas menyampaikan Surat Muhammad ayat 7-9 beserta artinya. Ia menyebut ayat Surat Muhammad itu jelas menyerukan kepada orang-orang yang beriman untuk menolong agama Allah.

Menurut Munarman, yang bisa memahami ayat tersebut hanya orang-orang yang beriman.

"Kalau orang-orang yang mencintai jabatan, uang dan dunia memang enggak bisa memahami," katanya.

Merespon hal itu, Moeldoko tak mempermasalahkan anjuran Munarman. 

"Enggak apa-apa aku ngaji lagi," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Jumat (18/10).

Namun, Moeldoko enggan menanggapi lebih lanjut soal pernyataannya terkait FPI dan fungsinya untuk negara dan umat. Ia meminta hal itu tak dibahas lagi.

"Udah enggak usah dibahas," ujarnya.

Moeldoko sebelumnya mempertanyakan keberadaan FPI saat memberikan kuliah umum 'Ketahanan Nasional Masa Kini', di Kampus Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (17/10). Moeldoko menyatakan dirinya adalah muslim dan tidak merasa agamanya perlu dibela oleh ormas itu.

"Mengapa harus ada apa itu Front Pembela Islam? Apa yang dibela? Ya sorry ya, aku langsung ngomong blak-blakan saja kan gitu. Memangnya Islam sedang dijajah oleh orang lain apa? Apalagi itu dibela? Tuhan kok dibela? Ngapain? Dia enggak perlu pembelaan," kata Moeldoko.

Pensiunan jenderal bintang empati itu meminta tak ada lagi kelompok-kelompok yang mengusung intoleransi. Menurutnya hal itu hanya akan mengganggu stabilitas negara Indonesia.

"Enggak boleh dong, yang benar saja. Banyak yang sekarang seperti itu. Jangan menipu Tuhan lah, Tuhan Maha Tahu," katanya.

Sumber : CNN

Bagikan: