Hina Generasi Muda NU, Sugi Nur Raharja Dituntut 2 Tahun Penjara

Hina Generasi Muda NU, Sugi Nur Raharja Dituntut 2 Tahun Penjara

Tribunsantri.com - Terdakwa perkara pencemaran nama baik terhadap Ormas Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU), Sugi Nur Raharja dituntut hukuman dua tahun penjara.

Tuntan ini dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Oki Muji Astuti dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (5/9/2019).

Jaksa menilai, Sugi memenuhi unsur pidana karena telah mendistribusikan dan mentransmisikan hingga dapat diaksesnya informasi elektronik tentang pencemaran nama baik.

Baca juga : Sugi Nur, Ustadz Kubur yang Amburadul

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Sugi telah membuat orang maupun lembaga berbadan hukum merasa terhina.  

“Menuntut, supaya hakim bahwa terdakwa Sugi secara sah dan meyakinkan, bersalah melakukan tindak pidana mendistribusikan elektronik yang memiliki muatan hinaan. Menjatuhkan penjara selama dua tahun dengan perintah ditahan,” kata JPU Oki saat membacakan tuntutan di PN Surabaya, Kamis, (5/9/2019).

Pada sidang tuntutan tersebut, Oki juga menyebutkan beberapa hal memberatkan yang bisa dijadikan pertimbangan majlis hakim. Di antaranya, terdakwa tidak menyesal dan telah menghina Generasi Muda NU yang di unggahnya di dunia maya.

Sementara hal meringankan terdakwa bersikap sopan dalam perisdangan, serta terdakwa mengakui semua perbuatanya.

Menanggapi tuntutan tersebut Kuasa Hukum Gus Nur, Andry Ermawan mengatakan pihaknya akan mengajukan pleidoi. Dia pun meminta waktu selama dua pekan kepada majelis hakim.

“Kami mengajukan pleidoi. Kami meminta waktu dua minggu yang mulia. Dan Gus Nur juga akan mengajukan pembelaan pribadi,” katanya.

Sementara itu, Sugi Nur memilih bungam atas tuntutan JPU. Di depan wartawan, Sugi mengajak untuk mendoakan JPU dan majlis hakim agar diberi kesehatan. “Mari kita bacakan alfatihah, supaya semuanya diberi kesehatan. Al fatihah..,” katanya.

Diketahui, Sugi Nur Raharja menjadi terdakwa atas laporan Forum Pembela Kader Muda NU di Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, September 2018 lalu. Sugi dilaporkan karena diduga menghina NU dan Banser. Hinaan tersebut disampaikan Sugi melalui video yang diunggah di media sosial.

Inews

Bagikan: