Dosen IPB Disebut Terlibat Pembuatan B0M Molotov Terkait Aksi Mujahid 212, Ditangkap di Tangerang

Dosen IPB Disebut Terlibat Pembuatan B0M Molotov Terkait Aksi Mujahid 212, Ditangkap di Tangerang

Tribunsantri.com - Dosen IPB Ir Abd Bst disebut ditangkap Mabes Polri karena dugaan terlibat pembuatan bom molotov sekaitan dengan aksi Mujahid PA 212 di Jakarta.

Menurut keterangan yang beredar, dosen IPB kelahiran 1975 ini ditangkap di Jalan Maulana Hasanudin, Kecamatan Cipondoh, Tangerang Kota, Sabtu (28/9) sekitar pukul 01.00 WIB.

Disebutkan, dosen IPB ini ditangkap pada saat keluar dari rumah Laksamana Soni Santoso di Perum Taman Royal 2, Jalan Hasyim Asyari, Kota Tanggerang.

Baca juga : Seorang Dosen IPB Ditangkap Polisi, Masjid di IPB Pernah Disebut Jadi Markas Kaderisasi Kelompok Radikal

Informasi yang dihimpun Pojokjabar.com dari media sosial dan salah satunya menyebutkan nama Dirreskrimum, dosen IPB ini menyuruh membuat bahan peledak jenis bom molotov.

Dan dosen IPB ini juga disebut menyimpan bom tersebut di rumahnya di Pakuan Regency Linngabuana, Margajaya, Bogor Barat.

Barang bukti yang diamankan berupa 29 buah bahan peledak jenis bom molotov, handphone Xiaomi S3, KTP, dan dompet.

“Rumahnya sudah dikasih garis polisi di Kota Bogor,” ungkap salah seorang sumber.

Selain dosen IPB ini, ada beberapa pria lainnya yang ditangkap polisi terkait kasus ini antara lain Sugiono atau Laode, Yudhi Febrian, Aliudin, Okto Siswantoro, dan H Sony Santoso.

Sementara itu Rektor IPB Arif Satria belum memberikan balasan saat dikonfirmasi wartawan soal masalah ini. Arif belum memberikan tanggapan hingga berita ini dimuat pada Minggu (29/8) siang.

Sumber : Pojokjabar

Bagikan: