Wartawan Republika Sorong : Informasi Soal Tuntutan Pembubaran Banser Tidak Benar

Wartawan Republika Sorong : Informasi Soal Tuntutan Pembubaran Banser Tidak Benar

Tribunsantri.com - Anggota DPD Papua terpilih, Yorris Raweyai mengklaim soal adanya tuntutan pembubaran Barisan Anshor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) oleh pengunjuk rasa di Sorong, Papua. 

Tuntutan-tuntutan itu, menurutnya juga sudah disampaikan ke Menko Polhukam Wiranto saat yang bersangkutan ke Papua beberapa waktu lalu.

Baca juga : Ansor Riau : Selebaran Tuntutan Pembubaran Banser Disebar Sehari Setelah Gubernur Papua Menolak HTI

Republika memeriksa fakta tersebut dengan menghubungi wartawan lokal di Sorong, Chanry Suripati terkait klaim tersebut.

Chanry mengatakan, informasi warga Sorong menuntut Banser dibubarkan tidak benar. Menurutnya, ada segelintir oknum yang sengaja menghembuskan isu tersebut.

“Info itu (dari Yorris) tidak betul. Hanya beberapa oknum warga saja yang diduga sengaja menghembuskan hal tersebut,” kata dia. Ia mengatakan, belum jelas betul siapa yang berupaya menghembuskan isu itu di Sorong.

Republika

Baca juga : HTI Dibalik Tuntutan Pembubaran Banser, Kok Bisa Ada HTI di Papua ? Ini Penjelasan Kadensus 99 Banser

Bagikan: