'Rusuh di Papua, Dimana Banser?'

 'Papua Rusuh, Dimana Banser?'

Sejak insiden di Surabaya yang berefek sempat tidak kondusifnya Papua, ada beberapa orang yang bertanya “Di mana Banser dalam kondisi semacam ini ?” “Di mana Banser yang sering teriak NKRI Harga Mati“.


 'Papua Rusuh, Dimana Banser?'

Maka saya jawab.

1. Urusan penanganan kerususuhan itu ranahnya aparat, dalam hal ini TNI dan POLRI. Membawa-bawa Banser dalan hal penanganan kerusuhan itu jelas bukan tupoksinya, meskipun andai diminta, Banser tentu akan siap.

Baca juga : Ditelepon Khofifah, Gubernur Papua : Orang Papua Cinta Gus Dur

2. Jika ada yang ingin mengerahkan Banser dalam aksi masa melawan mereka, tentu sama saja dengan adu domba sipil, tentu Banser akan menolaknya. Karena Banser selalu dilatih dan diingatkan untuk bertindak secara terukur dan tidak keluar tupoksi.


 'Papua Rusuh, Dimana Banser?'

3. Aplikasi NKRI HARGA MATI bagi Banser untuk Papua, bukam dengan melawan mereka, bukan dengan kekerasan fisik, tapi Banser terus bergerak, merekrut pemuda-pemuda Papua untuk kami pahamkan arti Nasionalisme. Banser terus menambah anggota pemuda pemuda Papua. Supaya jangan sampai ada pihak luar yang memanfaatkan mereka. Bahkan saking tertariknya, ada pemuda yang rela ke Jawa untuk ikut diklat Banser.

Baca juga : Kalau Banser Cinta NKRI, Kenapa Tidak Berangkat ke Papua? Ini Jawaban Gus Miftah

4. Tanpa banyak omong, Banser tetap bergerak untuk menebar kedamaian di Papua. Ketika kasus tolikara misalnya. Banser tanpa banyak liputan media, mengirim anggota dari Jawa untuk turut menjaga perdamaian di Papua. 

Salam satu komando.

Baca juga : Cerita Pesantren di Papua Tak Jadi Dibakar karena Foto Gus Dur

Sumber: Banser Kota Semarang

Bagikan: