Rois Syuriah NU Sorong Ungkap Pertemuan Tuntutan Warga Papua Tak Singgung Banser

Rois Syuriah NU Sorong Ungkap Pertemuan Tuntutan Warga Papua Tak Singgung Banser

Tribunsantri.com - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terpilih asal Papua, Yorrys Th Raweyai mengatakan ada 7 poin tuntutan masyarakat Sorong kepada pemerintah. Diantara tujuh tuntutan tersebut adalah meminta Banser dibubarkan.

Yorrys mengaku, 7 poin tuntutan tersebut didapat saat ia melakukan dialog dengan tokoh adat dan masyarakat setempat yang juga dihadiri Menko Polhukam Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Tito Karnavian, Kamis (22/8/2019).

Benarkah masyarakat Manokwari dan Sorong menuntut Banser dibubarkan?

Dilansir dutaislam, Ketua PC Ansor Kabupaten Sorong, Abdul Salam mengungkap fakta bahwa dalam pertemuan tersebut sama sekali tidak menyinggung Banser. Bahkan, Yorrys sendiri juga tidak menyinggung Banser.


Rois Syuriah NU Sorong Ungkap Pertemuan Tuntutan Warga Papua Tak Singgung Banser

Fakta tersebut didapat Abdul Salam, dari Rois Syuriah NU Kabupaten Sorong, KH. Ahmad Sutedjo yang juga hadir dalam pertemuan yang diadakan di Swis Bell.

Selain itu, Abdul Salam mengatakan, selebaran yang berisi 7 tuntutan masyarakat Sorong, sebagaimana dikutip banyak media, tidak mencantumkan nama penanggung jawab. Lihat gambar berikut ini :


Rois Syuriah NU Sorong Ungkap Pertemuan Tuntutan Warga Papua Tak Singgung Banser

Abdul menyayangkan adanya uapaya-upaya untuk memojokkan Banser. Padahal fakta di lapangan, Banser sangat konsisten menjaga keberagaman dalam bingkai NKRI, termasuk di Papua Barat.

"Karena menurut kami hal tersebut sangat kontraproduktif dengan fakta yang ada. Dimana eksistensi banser di Papua barat sangat konsisten dalam menjaga keberagaman dan kebhinnekaan dalam bingkai NKRI," jelasnya, Ahad (25/08/2019)

"Kami tidak ingin demo yang murni tersebut ditumpangi oleh kelompok-kelompok yang natabene membenci keberadaan Banser," imbuhnya. [Tribunsantril/FA]

Bagikan: