Penghina Almarhum Mbah Moen di Facebook Bukan Warga Muhammadiyah

Penghina Almarhum Mbah Moen di Facebook Bukan Warga Muhammadiyah

Tribunsantri.com - Saat menghina almarhum KH Maimun Zubair di Facebook, Fulvian Daffa Umarela Wafi (20) mengaku sebagai warga Muhammadiyah. Kini ia mengakui telah menuliskan kebohongan.

Fulvian meminta maaf atas perbuatannya. Pemuda asal Donomulyo, Kabupaten Malang itu juga menegaskan jika dirinya bukan bagian dari Muhammadiyah.

"Saya tidak bermaksud mencatut nama Pemuda Muhammadiyah. Saya ketika posting tersebut dalam keadaan kalut. Saya pribadi menyampaikan permintaan maaf," tulis Fulvian dalam surat pernyataan ketika tabbayun di kantor PCNU Kota Malang, Sabtu (10/8/2019).

Penghina Almarhum Mbah Moen di Facebook Bukan Warga Muhammadiyah

"Saya bukan warga Muhammadiyah, bukan anggota organisasi Muhammadiyah dan yang lainnya yang berhubungan dengan Muhammadiyah," imbuh Fulvian.

Ia juga mengaku sengaja menggunakan nama samaran ketika mengunggah narasi yang berisikan ujaran kebencian atau hinaan terhadap almarhum Mbah Moen pada Kamis (7/8).

"Saya menggunakan nama samaran Ahmad Husein di FB ketika melakukan pelecehan tersebut dan mencatut nama Muhammadiyah. Saya mohon maaf," lanjutnya.

Tabbayun (klarifikasi) digelar GP Ansor, Banser, Aswaja Malang Raya, Gusdurian dan Pengurus Pemuda Muhammadiyah di kantor PCNU Kota Malang. Fulvian dihadirkan setelah identitasnya terungkap.

Baca juga : Fulvian Daffa yang Tulis Status Bersukacita atas Wafatnya Mbah Moen Ditangkap

Sebelumnya diberitakan, akun Facebook Fulfian.Daffa.3 mem-posting kalimat tak pantas mengenai meninggalnya KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Apa yang ditulis Fulvian dianggap sebagai ujaran kebencian.

"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kematian si mumun zibair, alhamdulillah populasi NU berkurang, saya orang Muhammadiyah, gak ada gunanya saya berduka atas kematian orang NU," tulis Fulvian seperti yang tertera dalam laporan ke polisi, Jumat (9/8).

Detik

Bagikan: