BNPT: Ada Kelompok Gunakan Pengajian untuk Sebar Paham Rad1kal

BNPT: Ada Kelompok Gunakan Pengajian untuk Sebar Paham Rad1kal
Brigjen Hamli (foto: wartakota)
Tribunsantri.com - Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigadir Jenderal Hamli mengatakan forum pengajian menjadi salah satu ajang penyebaran faham radikalisme.

Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Dialog Pelibatan Unsur Kampus dalam Pencegahan Terorisme di Universitas Lampung, Bandar Lampung, Selasa (20/8/2019).

Hamli pun meminta masyarakat mewaspadai adanya pengajian yang disalahgunakan untuk menyebarkan paham radikal.

"Bukan kami mengatakan pengajian adalah tempat penyebarluasan paham radikal terorisme, tapi memang faktanya ada kelompok-kelompok yang menyalahgunakan pengajian untuk tujuan-tujuan itu," kata Hamli.

Lebih lanjut Hamli yang menjabat sebagai Direktur Pencegahan BNPT sejak 3 Februari 2017 lalu menceritakan kisah tentang adanya sekelompok perempuan yang setelah mengikuti pengajian tertentu langsung berpandangan negatif terhadap kelompok lain, enggan berteman dan bahkan ada yang sampai mengafirkan aparatur negara.

"Yang seperti ini kan tidak bisa pengajiannya yang disalahkan, tapi harus didalami. Itu tadi di (pengajian--Red) dalam dikasih tahu apa kok begitu keluar jadinya begitu," imbuhnya seperti dilansir dari Antara.

Untuk lingkungan kampus, Hamli berpesan kepada seluruh pemangku kepentingan memberikan pengawasan terhadap jalannya pengajian-pengajian yang sifatnya tertutup. Hamli mendorong mahasiswa berfikir kritis untuk menolak ajakan bergabung atau melakukan aksi terorisme.

"Seperti tadi disuruh melakukan bom bunuh diri dengan iming-iming surga. Kalau ada critical thinking adik-adik bisa menjawab dengan mudah, ustaz saja dulu yang melakukan bom bunuh diri agar bisa masuk surga lebih awal," ujar Hamli.

Law-Justice

Bagikan: