Tak Patuhi Prabowo, Jubir PA 212: Saya Dipecat BPN dan Diancam Penjara

Tak Patuhi Prabowo, Jubir PA 212: Saya Dipecat BPN dan Diancam Penjara

Tribunsantri.com - Juru Bicara PA 212 Novel Bamukmin mengakui sakit hati, karena mendapat ancaman bakal diadukan ke polisi sehingga dipenjara oleh kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Novel menuturkan, ancaman itu didapatkan dari kubu politiknya sendiri lantaran tak menuruti imbauan Prabowo agar tak menggelar unjuk rasa saat sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Ia menuturkan, kala itu tetap menggelar aksi di MK karena baginya perintah Prabowo tak berlaku mengikat. Novel mengakui baru tunduk kepada komando pentolan FPI Rizieq Shihab.

"Komando saya satu, Habieb Rizieq Shihab. Hari itu saya tanggal 14 Juni menentukan sikap, bahwa saya harus turun," kata Novel dalam acara diskusi yang digelar di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).

Namun, Novel menuturkan dirinya mendapat ancaman gara-gara tak mematuhi imbauan Prabowo. Bukan dari kubu Jokowi – Maruf atau polisi, ancaman itu diakui Novel justru berasal dari kubu Prabowo – Sandiaga Uno sendiri.

"Ini sangat menyakitkan. Kalau waktu itu saya ditangkap, kubu 02 malah menjamin saya bakal dijebloskan ke penjara. Cuma karena saya membangkang,” tukasnya.

Tak hanya itu, Novel juga mengakui dipecat dari keanggotaan Divisi Advokasi danBantuan Hukum BPN Prabowo – Sandiaga.

"Pokoknya saya enggak mau tunjuk hidung, tapi saya merasa terancam keselamatannya. Ada dua tempat saya bernaung, dua-duanya saya dikeluarkan," tukasnya. [Suara]

Bagikan: