FKBNU Laporkan Akun Twitter Penghina Habib Luthfi ke Polda Jateng

FKBNU Laporkan Akun Twitter Penghina Habib Luthfi ke Polda Jateng

Tribunsantri.com - Sejumlah kader Nahdliyin tergabung dalam Forum Keluarga Besar NU (FKBNU) Universitas Negeri Semarang (UNNES), melaporkan akun media sosial penghina Habib Luthfi, ke Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Senin (15/7/2019).

Laporan tersebut atas dugaan ujaran kebencian pada kalangan Habaib atau Dzurriyah (keturunan) Nabi Muhammad SAW.

Dalam melaporkan akun media sosial di Twitter @habiibGL , pelapor didampingi Tim LBH Ansor Jawa Tengah yang diwakili oleh Taufik Hidayat SH MH.

Seusai melaporkan, Taufik Hidayat mengungkapkan, laporan didasarkan atas keresahan warga nahdliyin atas adanya postingan foto bergambar Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yang diedit sedemikian rupa mengarah pada penghinaan.

“Kita sudah melaporkan akun @habiibGL di medsos Twitter karena memosting gambar Maulana Habib Luthfi yang diedit menyerupai perempuan, ini sangat tidak pantas. Ini menimbulkan keresahan di kalangan Nahdliyin,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, Habib Luthfi merupakan sosok yang sangat dihormati, terutama di kalangan NU. Maka, adanya postingan gambar yang mengandung penghinaan tersebut telah melukai hati umat muslim. Terlebih, lanjutnya, Habib Luthfi merupakan dzurriyah atau keturunan Nabi Muhammad SAW.

“Kita sudah menyerahkan sejumlah barang bukti di antaranya hasil schreenshot postingan dari akun @habiibGL. Kami meminta pihak Ditreskrimsus Polda Jateng segera menelusuri pemilik akun dan menangkapnya,” tandasnya.

Adapun, yang bersangkutan dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian sesuai Pasal 28 ayat 2 Undang Undang nomor 11 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Dalam UU tersebut sudah jelas, barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasar SARA, dapat dijerat,” ungkap Taufik.

Taufik menambahkan, pihaknya juga mengimbau pada pemilik atau pengelola akun @habiibGL untuk segera menghapus gambar yang dimaksud, serta meminta maaf secara terbuka.

“Kami menuntut yang bersangkutan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya minta maaf secara terbuka ataupun sowan ke Habib Luthfi dan bertaubat. Kami, Banser siap memberikan pengawalan ke Pekalongan jika diminta. Ingat, bumi itu bulat,” tandasnya. 

Ansorjateng

Bagikan: