Banser Pastikan Kawal Sidang Penghina NU Hingga Tuntas

Banser Pastikan Kawal Sidang Penghina NU Hingga Tuntas

Tribunsantri.com - Sejumlah personel Barisan Ansor Serbaguna atau Banser siap mengawal kasus yang menjerat Sugi Nur Raharja terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Nahdlatul Ulama di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya hingga memiliki kekuatan hukum.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoarjo, Jawa Timur, H Rizza Ali Faizin. Dirinya juga akan hadir dan mengawal persidangan seperti pada sidang lanjutan di PN Surabaya dengan agenda mendengarkan keterangan empat saksi dari pengurus Nahdlatul Ulama.

"Kami akan mengawal kasus ini sampai putusan hakim dan memantau terus jalannya persidangan,” katanya di kediamannya, Sabtu (15/6). 

Dirinya juga berharap Sugi Nur dituntut sesuai yang dilakukan terdakwa karena sudah ada ketentuan dan dihukum seadil-adilnya. “Karena ini di luar konteks politik. Jadi sebagai kader muda dan NU dihina, kita terpanggil untuk mengawal dan mengusut kasus ini," ungkap Rizza.

Menurutnya, hal itu sudah melalui kajian lama dari Ansor, sekitar kurang lebih setengah tahun lalu. “Oleh karena itu pihaknya merekomendasikan Wakil Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Muhammad Nizar untuk menjadi saksi sidang dugaan kasus pencemaran nama baik NU,” jelasnya.

Dalam pandangannya, apa yang disampaikan Sugi Nur Raharja sudah memenuhi unsur pencemaran dan penghinaan. “Oleh sebab itu, kami melaporkan terdakwa," ujarnya.

Disinggung kehadirannya pada sidang Sugi Nur, ia menyatakan bahwa yang menjadi saksi bukan hanya Muhammad Nizar, tetapi ada juga para kiai. Sehingga Banser dan Ansor memutuskan untuk hadir mengawal sidang tersebut.

"Anggota Ansor dan Banser Sidoarjo yang berangkat ke PN Surabaya sekitar 120 orang. Kami akan mengawal kasus ini sampai putusan hakim dan memantau terus jalannya persidangan," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Banser Jatim, Yuniato Mastenk mengatakan ada sekitar tiga ratus anggota banser yang berada di PN Surabaya. Kapasitasnya ingin memberikan dukungan kepada kiai-kiai NU yang menjadi saksi dalam persidangan kasus Sugi Nur. 

Menurutnya, kehadiran ratusan Banser dan Ansor karena mengamankan kiai NU yang menjadi saksi dalam persidangan. Tercatat tiga saksi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, yakni KH Nuruddin A Rahman, Ma’ruf Syah dan M Syukron.

“Kami berinisiatif dengan teman-teman, bahwa ini kiai kita dan sedang memperjuangkan harkat dan martabat NU. Maka kita punya kewajiban mengamankan para saksi. Kalau di dalam menjadi kewajiban pihak pengadilan dan kepolisian,” katanya. 

Dirinya terus memberi support kepada saksi apapun risikonya. “Karena kita adalah Banser yang juga benteng ulama,” tegasnya. 

Masteng menambahkan personel Banser yang hadir kali ini datang dari tiga kota yakni Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. [NUOnline]

Bagikan: