Rapat Rencana Makar Bocor, 22 Mei Tutup KPU, Istana dan DPR

Rapat Rencana Makar Bocor, 22 Mei Tutup KPU, Istana dan DPR

Tribunsantri.com - Video rencana makar bocor ke publik. Video itu beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, seorang pria berkumis diduga pensiunan jenderal memimpin rapat untuk mengepung Komisi Pemilihan Umum, Istana, dan DPR RI.

Pria itu menegaskan bahwa KPU sudah harus dikepung pendukung 02 sejak 20 Mei 2019 atau dua hari sebelum pengumuman pemenang Pilpres.


Ia mengarahkan agar massa yang akan menduduki KPU, Istana dan DPR membawa sejumlah perlengkapan, seperti makanan dan minuman.


“Masuk ke KPU itu tutupin, yang penting kita bawa perlengkapan yang diperlukan, bawa minum,” ucapnya, seperti dikutip dari akun Youtube Gilank Shakti, Rabu (16/5).


Ia juga meminta agar massa membawa kacamata hitam agar bisa bertahan dari serangan gas air mata.


“Mungkin (bawa) kacamata hitam kalau siapa tau lah ya, misalnya yang terjadi ada gas air mata,” tambahnya.


Pria yang disebut-sebut mantan Danjen Kopassus itu menegaskan, pada saat mengepung KPU, massa duduk menutup Kantor KPU.


Ia berharap massa yang datang pada tanggal 21 bisa mencapai 500 ribu orang atau 1 juta orang.


“Diharapkan kalau tanggal 20 yang datang baru 100 ribu, tanggal 21 udah jadi 500 ribu atau 1 juta,” imbuhnya.


“Makanya kita kalau abis (rapat) ini pulang ke daerah, bisa mungkin merancang (pengerahan massa) itu,” tandas pria berkumis tebal itu.


Berikut ini video renacana makar yang diunggah akun Gilank Shakti:



[Pojoksatu]

Bagikan: