Amien Rais dan Mimpi People Power Ala Khilafah

Amien Rais dan Mimpi People Power Ala Khilafah

Tribunsantri.com - Pegiat medsos Muhammad Zazuli dalam akun facebooknya menjelaskan tentang “Ilusi People Power” yang disuarakan oleh Amien Rais.

Menurut Zazuli, di zaman Soekarno dulu memiliki narasi tunggal: Nasakom untuk memimpin bangsa. Soeharto juga punya narasi tunggal: demokrasi Pancasila (yang nyatanya sama sekali tidak demokratis). Kedua narasi besar yang diciptakan oleh dua penguasa tadi berujung kegagalan dan kejatuhan keduanya (G 30 S PKI dan Tragedi Mei 1998).

Tapi di era digital, globalisasi dan keterbukaan informasi seperti ini hampir tidak bisa seorang penguasa menjalankan kekuasaan berdasar narasi tunggal yang dibangunnya (kecuali negara komunis seperti Korut dan negara-negara kerajaan di Arab & Timur Tengah).

Saat ini setiap narasi akan dicounter dengan narasi lainnya. Setiap narasi tidak hanya harus siap diuji tapi juga harus siap dibully. Saat ini semua orang bebas berbicara dan mengeluarkan pikiran serta pendapatnya.

Jadi mimpi kampret untuk melakukan People Power dan menegakkan Khilafah saya rasa akan menemukan tantangan yang berat selama masih ada cukup masyarakat yang waras di negeri ini.

Agenda dan propaganda revolusi hanya akan bisa berjalan saat suatu negara dalam kondisi carut marut, hampir bangkrut dan tidak ada lagi yang bisa dipercaya. Tapi di situasi aman, damai dan stabil maka seruan revolusi hanya akan jadi mimpi di siang bolong.

Jadi mbah Sengkuni yang selalu gagal jadi Presiden dan selalu teriak people power saya rasa hanya akan membuat “tokoh reformasi” ini makin jadi badut yang tak lucu saja. Tapi masih ada HTI, FPI serta PKS yang punya mimpi khilafah yang mungkin masih akan terus menggaungkan ide ini.

Jadi jika Anda masih setuju dengan prinsip dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika maka saya rasa kita masih harus tetap berjuang melawan narasi yang dibangun oleh para bigot dan radikalis agama yang ingin menetapkan hanya “satu sistem Tuhan” saja di negeri dan dunia ini. 

Bagikan: