Polisi Kaji Unsur Pidana dalam Ajakan People Power Eggi Sudjana

Polisi Kaji Unsur Pidana dalam Ajakan People Power Eggi Sudjana

Tribunsantri.com - Mabes Polri angkat bicara soal narasi Eggi Sudjana terkait people power perlu dilakukan jika pemilu berjalan curang. Polri akan mengkaji pernyataan ini dan termasuk unsur pidananya.

“Kita identifikasi dulu narasi-narasi, voice yang disampaikan, apa masuk delik melanggar hukum atau tidak. Bareskrim akan melakukan kajian komperhensif. Kita gak buru-buru,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Kamis (18/4/2019).

Saat disinggung apakah memang terdeteksi ada pergerakan massa, menurut Dedi, yang jelas pimpinan Polri sudah menginstruksikan seluruh jajaran untuk waspada dan memberi jaminan keamanan pada masyarakat.

“Kalau menyebar konten bersifat provokatif yang menimbulkan kegaduhan keonaran di media sosial khususnya, bisa dijerat Pasal dalam UU 1/1946, bisa Pasal 16 atau 17. Bisa juga UU ITE Pasal 28, 45 huruf a,” sambungnya

Intinya semua sedang dipelajari karena pernyataan itu juga sudah direkam. Bila apa yang disampaikan itu berbuntut provokasi sehingga massa beraksi maka itu adalah teori sebab akibat.

“Fokus polisi juga masih harus mengamankan berbagai agenda dan pentahapan pemilu. Sampai sekarang Polri masih mengamankan surat suara yang sudah selesai dihitung di setiap TPS, alan dikirim ke PPK, nanti dari PPK akan dikirim ke Kab/Prov dan selanjutnya ke (pusat) di Jakarta,” tambahnya.

Dedi berharap para tokoh tidak memprovokosi serta massanya juga sabar dan tenang serta menunggu pengumuman resmi KPU. [Beritasatu]

Bagikan: