Kiai Ma'ruf Ajak Warga Indonesia Bersatu dan Kubur Istilah Cebong dan Kampret

Kiai Ma'ruf Ajak Warga Indonesia Bersatu dan Kubur Istilah Cebong dan Kampret

Tribunsantri.com - Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin mengajak kepada warga Indonesia untuk kembali bersatu dan mengubur istilah Cebong dan Kampret.

Diketahui, dua istilah ini sangat familiar dalam beberapa tahun terakhir.
Cebong disematkan untuk para pendukung Jokowi.

Sedangkan Kampret ditujukan untuk para pendukung Prabowo Subianto.

Kiai Ma'ruf Amin berharap polarisasi yang terjadi karena pemilu bisa selesai setelah pemungutan suara tuntas.

Kiai  mengatakan, ini adalah saatnya masyarakat untuk bersatu kembali.

Calon Wakil Presiden, Maruf Amin tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018). 

Selain pasangan Jokowi-Maruf Amin, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan pada hari Senin 13 Agustus.

Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan satu diantara syarat wajib yang diberlakukan KPU bagi capres dan cawapres untuk mengikuti Pilpres mendatang. 

Kiai Ma'ruf Amin menyinggung istilah Cebong dan Kampret.

"Jangan bunyi lagi itu (Cebong dan Kampret). Selesai sampai kemarin. KitaKita kubur (istilah itu), ada cebong, ada kampret, kubur saja," ujar kiai Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019).

Menurut Kiai Ma'ruf, polarisasi semacam ini tidak boleh berlanjut.

Sebab itu bisa memengaruhi pembangunan dan stabilitas negara.

Kiai Ma'ruf Amin berkomitmen untuk melakukan rekonsiliasi setelah tahapan pemilu berakhir. SalahSalah satu caranya adalah dengan melakukan konsolidasi kebangsaan.

Kiai a'ruf Amin ingin berdialog dengan tokoh-tokoh baik pendukung Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandiaga.

"Kritik sepanjang konstruktif boleh saja.
Tetapi tidak boleh ada permusuhan di antara kita sebangsa. [Tribunkaltim]

Bagikan: