Gus Nabil : Sandi Tak Paham AD/ART NU, Nahdliyyin Pemilih Cerdas Bisa Bedakan Mana yang Mewakili NU dan Yang Tidak

Gus Nabil : Sandi Tak Paham AD/ART NU, Nahdliyyin Pemilih Cerdas Bisa Bedakan Mana yang Mewakili NU dan Yang Tidak

Tribunsantri.com - Menanggapi pengibaran bendera Nahdlatul Ulama (NU) saat kampanye akbar calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Lumajang pada Kamis 4 April 2019, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen menilai Sandi tidak memahami Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.

Gus Nabil –sapaan akrabnya– mengatakan saat momentum pemilihan umum seperti saat ini, memperebutkan suara warga Nahdliyin menjadi sangat penting. Banyak calon, baik presiden maupun legislatif, yang berlomba-lomba mendapatkan simpati dan suara dari warga Nahdliyin dengan berbagai cara.

Baca juga : Mengaku Orang NU, Sandiaga Merasa Tak Bersalah Kibarkan Bendera NU untuk Kampanye

"Sehingga wajar apabila ada salah satu calon wakil presiden yang ingin merebut simpati warga NU dengan mengibarkan bendera NU saat kampanye. Kini semakin jelas mana NU tulen dan NU agak tulen. Saya yakin ia tidak memahami betul AD/ART NU," ujar Gus Nabil.

"Namun perlu diketahui, warga NU adalah pemilih yang cerdas. Pemilih yang dapat menilai apakah wakil tersebut mewakili NU atau tidak. Tentu saja hal itu dapat dilihat dari track record masing-masing kandidat. Bagaimana seorang kandidat itu mengabdi dan berkhidmat kepada NU," tuturnya.

Kader NU tulen, tambah Gus Nabil, pasti akan tahu bahwa organisasi besar yang didirikan oleh ulama-ulama Nusantara ini digunakan untuk apa. 

"Warga Nahdliyin tulen pasti dapat memilah antara politik untuk NU atau NU untuk politik," ucapnya. [okz]

Bagikan: