Ansor dan Banser Semarang Siap Hadang People Power Amien Rais

Ansor dan Banser Semarang Siap Hadang People Power Amien Rais

Tribunsantri.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) Semarang menyayangkan people power oleh Amien Rais jika terjadi jika terjadi kecurangan dalam Pemilu pada 17 April mendatang.

Dalam aksi di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ketua GP Ansor Semarang, Rahul Saiful Bahri mengatakan, seruan Amien Rais membuat keresahan di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga : Waketum PAN Bara Hasibuan Lawan Ancaman People Power ala Amien Rais!

"Pemilihan Presiden yang tinggal 16 hari lagi ini, saya kira seruan people power yang disampaikan Amien Rais bisa membuat masyarakat resah dan bisa menimbulkan suasana pemilu yang kurang sehat," tutur Ketua GP Anshor Semarang, Rahul Saiful Bahri, Senin (01/04/2019).

Aksi tersebut merupakan sikap dari Banser dan GP Anshor Semarang terhadap ungakapan Amin Rais kemarin, di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3).

Baca juga : People Power Amien Rais, Gertakan dari Orang 'Tak Terpakai'

Ia menyarankan masyarakat tetap mengahargai dan memercayakan proses Pemilu kepada penyelenggara Pemilu. KPU sebagai penyelenggara Pemilu memiliki alur dan aturan.

Ia mengaku siap menjadi garda depan bersama TNI dan Polri untuk menciptakan Pemilu 2019 yang damai.

Hal tersebut juga disampaikan Komandan Banser Kota semarang, Nur Faiz, ia mengaku siap mengantisipasi saat terjadi people power.

"Kami dari Banser Semarang akan all out saat people power terjadi di Pemilu 2019," tuturnya.

Baca juga : Usul People Power, Amien Rais Disarankan Lebih Dekat ke Tuhan

Aksi tersebut diikuti oleh puluhan massa dari Banser dan GP Anshor Semarang. Dengan mengenakan seragam lorek lorek dan hijau.

Sebagian lagi mengenakan peci dan sarung. Diawali dengan menyanyikan ya lal wathon dan mars dan ditutup dengan doa.

Dalam aksi tersebut, GP Ansor menyampaikan lima poin sebagai berikut : 

1. PC. GP Ansor Kota Semarang menolak segala bentuk intimidatif terhadap KPU dalam menyelenggarakan Pemilu 2019.

2. PC. GP Ansor Kota Semarang mendukung penuh KPU dalam mensukseskan tahapan Pemilu 2019 sesuai dengan konstitusi serta aturan yang berlaku.

3. PC. GP Ansor Kota Semarang menghargai segala bentuk hasil pemilu, jika terdapat kesalahan maka segera diproses sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

3. PC. GP Ansor Kota Semarang mengecam segala bentuk narasi atau pernyataan provokatif yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

5. PC. GP Ansor Kota Semarang mendukung penuh gerakan Rabu Putih yang digagas oleh Pimpinan Pusat GP Ansor guna menciptakan rasa aman, nyaman terhadap masyarakat.

Ketua KPU Semarang, Henry Casandra, menerima kunjungan dari GP Ansor Semarang.

Ia mengaku berterimakasih atas dukungan moril yang dilakukan oleh GP Ansor Semarang.

"Saya kira yang dilakukan temen-temen Ansor dan Banser Semarang merupakan hal yang positif, yaitu mendukung KPU dalam menjalakan tahapan terselenggaranya Pemilu sesuai undang undang yang berlaku. Mengenai elit politik yang dilihat sebagai upaya pelemahan KPU, KPU bertugas seperti biasa. Persiapan kami sekira 75 persen. ," ujarnya. (Tribunjateng]

Bagikan: