Ade Armando Laporkan Habib Rizieq Karena Hasut Prabowo-Sandi, Tapi Ditolak Bareskrim

Ade Armando Laporkan Habib Rizieq Karena Hasut Prabowo-Sandi, Tapi Ditolak Bareskrim

Tribunsantri.com -  Ade Armando bersama Masyarakat Peduli Indonesia turut melaporkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab ke Bareskrim Polri, Senin (22/4). Dia diadukan ke polisi atas dugaan melakukan penghasutan melalui video yang tersebar di berbagai media sosial.

Juru Bicara MPI Ade Armando mengatakan, laporan ini berdasarkan video seruan Habib Rizieq pada 21 April 2019 kepada Prabowo dan wakilnya, Sandiaga Uno. Di video tersebut mengatakan agar Prabowo dan Sandiaga Uno untuk tidak mau menemui tim calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo.

Sebab menurut Habib Rizieq, rezim yang sekarang ini sudah melakukan kejahatan demokrasi seperti kecurangan pemilu yang masif, struktural, dan sistematis. 

“Itu adalah sebuah sikap yang justru mendorong masyarakat untuk tidak percaya hasil dari Pemilu dan itu termasuk menghasut masyarakat untuk tidak percaya pada hasil Pemilu. Pasalnya 160 KUHP soal penghasutan,” kata Ade di Bareskrim Polri, Selasa (23/4) kemarin.

Dalam laporannya, Ade menyertakan video yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp.

Sementara, Pakar Komunimasi dar Universitas Indonesia itu menambahkan bahwa walaupun Habib Rizieq berada di Arab Saudi, polisi tetap bisa memeriksanya atas laporan ini.

“Menurut saya dimanapun berada, dia tetap bisa di proses polisi. Karena dia warga negara Indonesia, jadi dia menyampaikan itu,” tukas Ade.
Namun sayangnya laporan tersebut belum dapat diterima pihak Bareskrim. Kata Ade, pihak kepolisian menyarankan agar laporan tersebut ditunda.

“Polisi menyarankan menunda, tapi pengaduan sudah masuk dan akan dipelajari,” kata dia. [Jawapos]

Bagikan: