Sama Dengan Hasil Munas NU, Ini Kata Grand Syaikh Al-Azhar Soal Kewarganegaraan Non-Muslim

Sama Dengan Hasil Munas NU, Ini Kata Grand Syaikh Al-Azhar Soal Kewarganegaraan Non-Muslim

Tribunsantri.com - Di status-status sebelumnya saya sudah menunjukkan bahwa topik kewarganegaraan non-muslim di era modern ini dibahas oleh banyak orang dari berbagai afiliasi.

NU bisa dibilang sangat telat membahas ini sekarang. Tapi secara organisasi, setahu saya NU adalah ormas yang pertama di Indonesia yang secara resmi melakukan kajian ini sehingga ini adalah sebuah prestasi tersendiri. 

Baca juga : Kiai Muqsith Ghozali : Kalau Jawaban Ini Tak Juga Bisa Dipahami, Maka Harus Ngaji Lagi

Sekarang saya ingin mengutip sikap Grand Syaikh Al-Azhar, Syaikh Ahmad ath-Thayyib, tentang topik yang di Indonesia saat ini dibuat heboh sedemikian rupa.

Sama Dengan Hasil Munas NU, Ini Kata Grand Syaikh Al-Azhar Soal Kewarganegaraan Non-Muslim

Beliau berpendapat bahwa tak pada tempatnya menyebut non-muslim saat ini sebagai Ahludz-dzimmah (non-muslim yang hidup di bawah pemerintahan Islam dan wajib membayar pajak sebagai bentuk kontribusi dan ketundukan). 

Baca juga : Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Sepakat dengan PBNU terkait Pelarangan “Kafir”

Bagi beliau, hadis-hadis tentang jizyah (pajak bgi non-muslim) punya konteks sejarah yang spesifik dan saat ini sudah berakhir.

Beliau menekankan bahwa umat Kristen saat ini adalah MUWATHINUN atau warga negara yang punya hak dan kewajiban yang sama (dalam konteks kenegaraan) dengan kaum muslimin.

Baca juga : Munas NU: Status Non Muslim Tetap Kafir, Namun Jangan Panggil Mereka 'Kafir'

Masih menurut beliau, konsep Ahludz-dzimmah adalah kebanggaan kaum muslimin di masa lalu sebab hanya kaum muslimin saja yang saat itu secara gamblang mempunyai konsep perlindungan hak terhadap warga negara beragama lain. Namun sekarang semua sudah berubah sehingga konsep itu tak relevan lagi. 

Simak penjelasan beliau selengkapnya sebagaimana diberitakan di situs berita berikut ini pada tahun 2017 silam. 

Silahkan buka link berikut ini:

https://www.almasryalyoum.com/news/details/1071735

Semoga bermanfaat.

Oleh: Abdul Wahab Ahmad

Bagikan: