PBNU Tak Langgar Khittah, Alissa Wahid Minta Komite Khittah Menahan Diri

PBNU Tak Langgar Khittah, Alissa Wahid Minta Komite Khittah Menahan Diri

Tribunsantri.com - Komite Khittah (KK) Nandlatul Ulama yang dibentuk oleh sejumlah tokoh pendukung capres Prabowo terus melakukan manuver untuk menggoyang PBNU. Chairul Anam selaku juru bicara KK mendorong Muktamar Luar Biasa (MLB) mengganti kepengurusan di bawah KH Said Aqil Siradj. 

Menanggapi hal tersebut, putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gusdur), Alissa Wahid meminta semua pihak menahan diri dan jangan melakukan manuver yang tak sesuai dengan adat NU.

Baca juga : Jangan Mau Dibohongi ! Komite Khittah NU-26 Digagas Pendukung Prabowo untuk Memecah Suara NU

“Menurut saya sebaiknya semua menahan diri dan menggunakan mekanisme yang sesuai dengan adat yang ada di NU. Toh hanya tinggal setahun, lebih baik mempersiapkan perjuangan di jalur itu,” ujar Alissa, Selasa, 5 Maret 2019 seperti dilansir tempo.co.

Sementara terkait dengan tuduhan Chairul Anam yang menyebut NU terlalu jauh diseret ke ranah politik praktis karena Kiai Ma'ruf dipilih menjadi cawapres, Alissa menilai tuduhan ini mengada-ngada. Menurutnya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan PBNU sebab ketika Kiai Maruf dipilih sebagai cawapres ia mengundurkan diri dari Rais Aam.

Baca juga : Koar-Koar Kembalikan NU ke Khittah, Tapi Digiring Dukung Pranowo

Selain itu, kata Alissa, secara struktural, PBNU tidak mengeluarkan pernyataan mendukung salah satu paslon. Dan, hingga saat ini, tidak ada kantor-kantor NU yang dijadikan markas tim pemenangan Jokowi-Amin.

“Yang penting tidak ada secara struktural menggunakan NU. Kan itu hak pribadi ya tapi sepanjang saya tahu tidak ada catatan PBNU yang secara resmi memerintahkan warga NU,” katanya.[tribunsantri.com]

Baca juga : Gus Aab : Yang Mengartikan Khittah Harus Netral Adalah Orang Luar yang Punya kepentingan Politik Terhadap NU

Bagikan: