Munas NU: Status Non Muslim Tetap Kafir, Namun Jangan Panggil Mereka 'Kafir'

Munas NU: Status Non Muslim Tetap Kafir, Namun Jangan Panggil Mereka 'Kafir'

Tribunsantri.com - Munas NU 2019 sebenarnya fokus membahas status non muslim dalam negara bangsa seperti Indonesia.

Dalam forum disepakati, bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara status non muslim seperti di Indonesia adalah muwathin atau warganegara yang mempunyai kewajiban dan hak yang sama dan setara sebagaimana warganegara lainnya.

Video : M Ulul Albab (Pakar Aswaja NU)


Baca juga : Jangan Terburu-buru Menyalahkan, Ini Penjelasan LBM Jatim Soal Status Non-Muslim di Munas NU

Mereka tidak masuk dalam kategori kafir dzimmi, muahad, musta'man, apalagi harbi. Tidak masuk kategori itu dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, namun tetap berstatus kafir.


وَفِي الْقُنْيَةِ مِنْ بَابِ الِاسْتِحْلَالِ وَرَدِّ الْمَظَالِمِ لَوْ قَالَ لِيَهُودِيٍّ أَوْ مَجُوسِيٍّ يَا كَافِرُ يَأْثَمُ إنْ شَقَّ عَلَيْهِ. اهـ. وَمُقْتَضَاهُ أَنْ يُعَزَّرَ لِارْتِكَابِهِ مَا أَوْجَبَ الْإِثْمَ. البحر الرائق، ٥/ ٤٧.

Artinya: "Dalam kitab Al Qunyah dari Bab Al Istihlal dan Raddul Madhalim terdapat keterangan: "Andaikan seseorang berkata kepada Yahudi atau Majusi: 'Hai Kafir', maka ia berdosa jika ucapan itu berat baginya (menyinggungnya). Konsekuensinya, pelakunya seharusnya ditakzir karena melakukan tindakan yang membuatnya berdosa." (Dikutip dari kitab Al Bahrur Raiq, Juz 5 halaman 47).

Baca juga : Tanggapan Gus Ghofur Mimoen Soal Kata "Kafir" : Ungkapan Non Muslim Bukan Kafir Kesimpulan Pribadi Muqsith

Ini yang melatari bahwa dalam konteks sosial kemasyarakatan seorang muslim semestinya tidak memanggil non muslim dengan panggilan yang sensitif 'Hai Kafir', seiring dalam ranah akidah Islam tetap mantap menganggap mereka sebagai kafir atau orang yang tidak beriman.

Ide ini disampaikan oleh delegasi dari PWNU Jawa Timur tepatnya oleh Kiai Muhammad Hamim HR (Hamim Hr) dan disimak secara seksama oleh seluruh musyawirin.

Oleh: Ahmad Muntaha AM (Sekretaris LBM NU Jatim)

Bagikan: