Mengaku Tidak Cermat, Tengku Zulkarnain Minta Maaf dan Mencabut Isi Ceramahnya Soal RUU PKS

Mengaku Tidak Cermat, Tengku Zulkarnain Minta Maaf dan Mencabut Isi Ceramahnya Soal RUU PKS

Tribunsantri.com – Wakil Sekjend Majlis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain akhirnya mengaku salah dan minta maaf atas ceramahnya yang menyebut pemerintah akan menyediakan alat kontrasepsi bagi pasangan remaja yang ingin melakukan hubungan suami istri di luar nikah.

“Setelah mencermati isi RUU-PKS saya tidak menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah untuk pasangan remaja dan  Pemuda yang ingin melakukan hubungan suami isteri” tulis Tengku di akun Twitternya @ustadztengkuzul.

Tengku sadar bahwa ia tidak cermat sehingga mencabut isi ceramah yang tanpa didasari fakta tersebut.

“Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf karena mendapat masukan yang salah” lanjut Tengku.

Baca juga : Kepada Polisi, Supriyanto Mengaku Fitnah Soal UU Pelegalan Z*na Bersumber dari Ceramah Tengku Zulkarnain

Sebelumnya, di sebuah pengajian, Tengku Zulkarnain menuduh pemerintah yang membuat RUU PKS, padahal, menurut berbagai pihak, RUU ini dibuat oleh DPR.

Menurut Tengku, dalam RUU tersebut, ada satu pasal yang mengerikan, yaitu pemerintah harus menyediakan alat kontrasepsi untuk remaja yang ingin melakukan hubungan suami istri. Namun, pasal yang dimaksud tidak ada. 

Berikut kutipan ceramah Tengku Zulkarnain :

... Pelajar, dan mahasiswa, dan pemuda yang belum nikah yang ingin melakukan hubungan s*ks*al, maka pemerintah mesti menyediakan alat kontrasepsi untuk mereka. Anak-anak muda yang belum nikah kepengen berz*nah, pemerintah harus menyediakan k*ndomnya supaya tidak hamil di luar nikah. 


Kalau ini disahkan, berarti pemerintah telah mengizinkan perz*nahan, bahkan menyediakan k*ndom dan alat kontrasepsi. 

Bahkan, dalam sebuah acara di televisi swasta, Tengku dibantai habus-habisan oleh pilitisi Golkar Ace Hasan Syadzili. Ace meminta Tengku menunjukkan pasal tersebut, tapi Tengku justru kebingungan sambil membuka-buka buku yang dipegangnya mencari pasal yang memang tidak ada.

"Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain menyampaikan bahwa dalam RUU disebutkan anak-anak remaja yang melakukan hubungan int*m disediakan alat kontrasepsinya oleh Pemerintah. Bahkan dengan berkelakar dia mengatakan bahwa kalau anak-anak mau berhubungan s*ks*al bisa minta k*ndom ke Puskesmas," ucap Ace. 


"Pernyataan itu jelas sangat menyesatkan. Pertama, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual itu bukan usulan Pemerintah, tapi inisiatif DPR. Kedua, dari segi substansi RUU tersebut tidak ada sama sekali pasal yang menyatakan Pemerintah akan menyediakan alat kontrasepsi bagi remaja atau pelajar," jelasnya. 
[Tribunsantri.com]

Baca juga : Detik-detik Tengku Zulkarnain 'Dibantai' Ace Hasan Syadzili Soal RUU PKS

Bagikan: