Din Syamsuddin Sebut Khilafah Ada dalam Al Quran, Gus Nadir : Gagal Paham, Parah !

Din Syamsuddin Sebut Khilafah Ada dalam Al Quran, Gus Nadir : Gagal Paham, Parah !

Tribunsantri.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majlis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsusddin mengeluarkan himbauan kepada pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden dalam kampanye Pilpres 2019.

Ada 5 item yang termuat dalam himbauan tersebut, diantaranya adalah meminta kepada kedua paslon agar menghindari penyebutan Khilafah dalam kampanye. Sebab, penyebutan Khilafah merupakan politisasi agama yang bersifat menjelekkan.

Din menilai, walaupun di Indonesia khilafah sebagai lembaga politik tidak diterima luas, namun khilafah yang disebut dalam Al Quran adalah ajaran Islam yang mulia.


Din Syamsuddin Sebut Khilafah Ada dalam Al Quran, Gus Nadir : Gagal Paham, Parah !

Pernyataan mantan ketum PP Muhammadiyah tersebut mendapat tanggapan dari Rais PCINU Australia-New Zealand Gus Nadirsyah Hosen.

Melalui akun Twitternya @na_dirs, Gus Nadir mengatakan, pernyataan Din Syamsuddin keliru karena tidak bisa membedakan antara sistem khilafah dengan khalifah. Yang sangat fatal kelirunya, kata Gus Nadir adalah pada poin kedua pernyataan Din yang menyebutkan khilafah ada dalam dalam Al Aquran.

Menurut Gus Nadir, dalam Al Quran tidak ada penyebutan Khilafah yang ada adalah khalifah. Gus Nadir mengatakan MUI gagal paham dalam membedakan antara khilafah dan khalifah.

“Pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini keliru krn tidak bisa membedakan antara sistem khilafah dg khalifah. Point kedua amat fatal kelirunya: tidak ada satupun ayat Qur’an yg menggunakan istilah Khilafah. Yg ada itu soal Khalifah. MUI gagal paham bedakan keduanya. Parah!"

Din Syamsuddin Sebut Khilafah Ada dalam Al Quran, Gus Nadir : Gagal Paham, Parah !

 [Tribunsantri.com]

Bagikan: