Apakah Menyebarkan Paham yang Ingin Mengganti Sistim Negara Diperbolehkan? Kok Dibiarkan Memasuki Sekolah-sekolah?

Apakah Menyebarkan Paham yang Ingin Mengganti Sistim Negara Diperbolehkan? Kok Dibiarkan Memasuki Sekolah-sekolah?

Tribunsantri.com – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memang sudah dibubarkan, namun gerak ideologis mereka tak akan pernah mati, tetap waspada, kali ini marak Komunitas Royatul Islam (KARIM), sebuah komunitas muda Islam, cindil HTI yang menyerang anak-anak SMU dan komunitas-komunitas pemuda.

Baca juga : Bachtiar Nasir Dukung NKRI Harga Mati, Sudah Taubat dari Khilafah?

Geraknya sama, tak akan menyebut HTI, namun tujuannya tetap tegaknya khilafah, ada yang menarik dari KARIM ini, seperti yang pernah dahulu saya tulis, tentang Politik simbol HTI sebagai sebuah identitas bersama, Karim membawa itu.


Apakah Menyebarkan Paham yang Ingin Mengganti Sistim Negara Diperbolehkan? Kok Dibiarkan Memasuki Sekolah-sekolah?

Karim membawa legitimasi bendera Tauhid, sebagai simbol tegaknya khilafah Islamiyah ala HTI, jika Gema Pembebasan bermain di ranah kampus, maka KARIM ini akan bermain di ranah SMU dan Komunitas, anak-anak muda yang haus akan keislaman, akan tertarik dengan iming-iming heroisme Islam.

KARIM membuka cabang-cabang di kota besar, target anak SMU dan komunitas, kegiatan mereka bukan hanya liqo dan kajian, tapi sudah tadabur alam, aksi-aksi sosial, ya mereka akan kejar apa kesukaan anak muda, ini patut kita waspadai bersama.

Baca juga : PBNU: Hizbut Tahrir Sama dengan Gagasan Komunis Internasional


Apakah Menyebarkan Paham yang Ingin Mengganti Sistim Negara Diperbolehkan? Kok Dibiarkan Memasuki Sekolah-sekolah?

Mereka bermain dengan simbol, anak Hoody, topi tauhid, dan romantisme 1924 ketika Khilafah hancur, tujuannya jelas, ideologi akan mereka bangun dengan itu, menjadi muslim yang kaffah belum terjadi jika sistem ini masih buatan toghut, harus Islam yang memimpin, khilafah islamiyah.


Apakah Menyebarkan Paham yang Ingin Mengganti Sistim Negara Diperbolehkan? Kok Dibiarkan Memasuki Sekolah-sekolah?

Baca juga : Ulama Mesir Heran Ada Orang Indonesia Terpengaruh Gerakan Khilafah

Menguatkan jaringan mereka di ranah SMU dan pemuda, untuk memperkuat cengkraman mereka, satu untuk nantinya agar ketika masuk kampus langsung daftar DKM2 mereka, Gema Pembebasan, ya Nanem lah istilah gampangnya, kedua agar penerimaan kaum muda pada khilafah baik. 

Menegakkan Islam kok dilarang? ini adalah sebuah keniscayaan, itu kalimat sakti mereka, menggunakan Islam sebagai tujuan picik mereka, saya haqqul yakin mereka hanya pion yang tak paham sebetulnya mereka diperdaya oleh HTI.


Apakah Menyebarkan Paham yang Ingin Mengganti Sistim Negara Diperbolehkan? Kok Dibiarkan Memasuki Sekolah-sekolah?

Pertanyaannya, apakah menyebarkan paham yang ingin mengganti sistem negara ini diperbolehkan? bahkan dengan terang-terangan dan arogan? apalagi ini sudah masuk dalam sekolah-sekolah umum, jika ini dibiarkan, anak-anak muda kita akan membenci negaranya sendiri.

Akhiron..

KARIM ini berbahaya, mari sadar bersama, lawan bersama.

jangan pernah lelah mencintai Indonesia Sahabat....

Berikut ini salah satu video yang dipakai untuk mencuci otak adik-adik kita:


Oleh : Afif Fuad Saidi

Bagikan: