Soal Tuduhan Kriminalisasi Ulama, Jokowi: Tolong Sebut Nama Ulamanya

Soal Tuduhan Kriminalisasi Ulama, Jokowi: Tolong Sebut Nama Ulamanya

Tribunsantri.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengungkit soal tuduhan yang menyebutnya mengkriminalisasi ulama. Jokowi meminta pihak yang menudingnya menyebutkan nama ulama yang disebut dikriminalisasi.

Permintaan itu disampaikan Jokowi saat melakukan silaturahim dengan muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan para ulama serta santri Pondok Pesantren Al-Ittihad, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (8/2/2019). Di hadapan warga NU, ulama dan santri, Jokowi mengklarifikasi beberapa isu yang dialamatkan kepada dirinya, termasuk soal kriminalisasi ulama.

Baca juga : Bicara Diserang Hoax PKI, Jokowi: Itulah Kejinya Politik

"Tolong disampaikan kepada saya ulamanya siapa (yang dikriminalisasi)," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan masyarakat harus memahami makna kriminalisasi dan proses hukum. Dia menjelaskan, jika ada seseorang yang dilaporkan ke kepolisian, kemudian kasusnya bergulir hingga ke persidangan dan dan dinyatakan bersalah dan dihukum penjara, maka itu proses hukum. 

Baca juga : Jokowi: Saya Teken Perpres Hari Santri Kok Dibilang Anti Ulama?

"Kalau ada yang tidak bersalah kemudian di masukkan ke sel, nah itu baru kriminalisasi," jelasnya.

Jokowi menilai, kabar bohong yang beredar di tahun politik seperti saat ini, sengaja dibuat untuk menimbulkan keresahan di masyarakat. Untuk itu, Jokowi mengimbau masyarakat agar menyaring informasi yang diterima.

Baca juga : TGB Sebut Penuduh Jokowi Kriminalisasi Ulama Seperti Ashabul Kahfi Baru Bangun

"Dibuat isu-isu supaya di bawah resah. (Kriminalisasi ulama) ini namanya isu fitnah. Kalau kita tidak menyaring jadinya akan sangat berbahaya bagi bangsa ini," kata Jokowi. [Detik]

Baca juga : PWNU Jatim: Jangan Pilih Pemimpin yang Didukung Wahabi

Bagikan: