Menghina Pemerintah Sama Halnya Menghancurkan Negara

Menghina Pemerintah Sama Halnya Menghancurkan Negara

Tribunsantri.com - Ketua  Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Salem, Brebes, Jawa Tengah KH Kholid Nawawi betapa pentingnya menjaga agama dan menjaga keutuhan negara.


Kiai Kholid mengatakan, menjaga agama dilakukan dengan cara khidmah pada ilmu, ulama sebagai pewaris nabi dan khidmah pada umat sebagai sasaran dakwah. Menurutnya, tanpa ketiga hal tersbeut, mustahil agama akan kokoh.

"Untuk menjaga agama yakni dengan Khadimul ilmi, khodimul ulama dan khodimul umat, agama akan kokoh di badan dan sanubari kita bila ketiga cara tersebut ditempuh, ujarnya.

Lebih lanjut, kiai Kholid menjelaskan, khidmah pada ilmu adalah dengan cara belajar tanpa lelah dalam rangka meninggikan kalimat Allah. 

Sedangkan khidmah pada ulama yaitu kita harus menghormati para ulama atau kiai yang telah menjadi suri tauladan bagi kita.

"Barangsiapa menghina ulama, maka akan kuwalat, menghina ulama sama saja menghancurkan agama," kata Kiai Kholid.

Dan yang terakhir khidmah pada umat dilakukan dengan cara selalu menjaga keutuhan dan keharmonisan di tengah-tengah umat. Hal-hal yang membuat terkoyaknya kebersamaan seperti hoax harus dihindari.

Disamping menjaga agama, kita juga harus menjaga negara. “Kewajiban selanjutnya adalah menjaga wathaniyah, jelasnya. 

Terkait dengan yang terakhir ini, warga NU sudah tidak diragukan lagi komitmennya untuk menjaga negara. NKRI Harga Mati selalu digaungkan oleh warga NU. 

Kita hidup dalam perbedaan, namun Indonesia yang memiliki 6 agama tetap kondusif, aman, tentram karena memiliki Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang Undang Dasar 45.

“Jangan sampai kita menghina pemerintah, karena menghina pemerintah sama halnya menghancurkan negara," pungkasnya. [NUOnline/tribunsantri]

Bagikan: