Kiai Ma'ruf Amin Setuju Prabowo Kembalikan Lahan yang Dikuasainya Untuk Dibagikan ke Masyarakat

Kiai Ma'ruf Amin Setuju Prabowo Kembalikan Lahan yang Dikuasainya Untuk Dibagikan ke Masyarakat

Tribunsantri.com - Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menilai Capres Jokowi tak bermaksud menyerang personal terkait lahan di Kalimantan dan Aceh yang dikuasai Capres Prabowo Subianto. 

Menurut kiai Ma'ruf Amin, pernyataan tersebut hanya untuk membandingkan bahwa di era pemerintahan Jokowi tak ada lahan dibagikan hingga seluas itu.

Baca juga : KH Ma'ruf Amin: Siapapun yang Mau Ganti NKRI Akan Berhadapan dengan Santri NU

"Ya saya kira mungkin Pak Jokowi hanya ingin memberi tahu bahwa memang, kalau beliau sendiri tidak pernah ngasih. Beliau bilang sejak pemerintahan saya (Jokowi) tidak ada yang dikasih. Kalau yang dulu-dulu iya, termasuk Pak Prabowo punya, kata Pak Jokowi kan," kata kiai Ma'ruf Amin di kediamannya Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Senin (18/2).

Baca juga : Prabowo Akui Kuasai Ratusan Ribu Hektare Lahan di Kaltim dan Aceh, Ini Keputusan Munas NU di Lombok Soal Penguasaan Lahan oleh Segelintir Orang

Kiai Ma'ruf mengatakan, pada era pemerintahan sebelum Jokowi, pembagian tanah memang banyak yang berlebihan. Karena itu, ia mendukung upaya Jokowi untuk melakukan redistribusi aset kepada masyarakat kecil. Hal ini agar tanah tidak hanya dikuasai oleh orang tertentu saja.

"Tidak ada yang ratusan ribu hektar apalagi jutaan. Yang ada itu redistribusi aset, yang beberapa hektar untuk mereka yang kecil-kecil," ujar dia.

Kiai Ma'ruf pun mengapresiasi pernyataan Prabowo yang mau mengembalikan tanah yang dikuasainya tersebut. Dia mengatakan nantinya lahan dikuasai Prabowo itu akan dibagikan kepada masyarakat.

"Ya bagus kalau mau dikembalikan. Saya kira bagus sekali itu. Supaya nanti dibagikan ke masyarakat kecil lagi," tukasnya.

Baca juga : Tak Mau Partainya Mati Gara-gara Dukung Prabowo-Sandi, SBY Bebaskan Kader Demokrat Dukung Jokowi-Kiai Ma'ruf

Kiai Ma'ruf menganggap, pernyataan Prabowo tersebut juga dapat mendorong sejumlah pihak lain untuk melakukan hal serupa. "Oh iya lah. Jangan Pak Prabowo saja, yang lain-lain juga suruh pada kembalikan. Nanti dibagi ke masyarakat yang kecil-kecil kan bagus itu," tandasnya.

Diketahui, saat debat kedua Capres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2), Jokowi mengatakan Prabowo memiliki ratusan hektare lahan yang berada di Kalimantan dan Aceh Tengah.

Baca juga : Kiai Ma'ruf Amin: Pilpres 2019 Perang Ideologi antara Kelompok Moderat dan Radikal

"Pembagian yang tadi sudah disampaikan 2,6 juta hektare agar produktif. Kita tidak memberikan gede-gede. Saya tahu Pak Prabowo punya lahan luas di Kalimantan Timur sebesar 220.000 hektare, dan 120.000 hektare di Aceh Tengah. Ingat, pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan di masa pemerintahan saya," kata Jokowi.

Prabowo tidak membantah pernyataan Jokowi. "Tanah saya kuasai ratusan ribu hektare benar, itu HGU (hak guna usaha), milik negara," katanya.

Dia mempersilakan jika negara mau mengambilnya. "Itu benar, negara bisa ambil. Untuk negara saya rela daripada ke orang asing lebih baik saya kelola. Saya nasionalis dan patriot," tegas Prabowo. [Merdeka]

Bagikan: