Kiai Asep: Jokowi Orang Baik tapi Selama ini Selalu Jadi Korban Hoax

Kiai Asep: Jokowi Orang Baik tapi Selama ini Selalu Jadi Korban Hoax

Tribunsantri.com - Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo rajin salat 5 waktu. Karena itu Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Pusat dan Ketua Dewan Pembina Jaringan Kiai-Santri Nasional (JKSN) itu minta para guru yang tergabung dalam Pergunu menyampaikan berita ini kepada seluruh masyarakat Sumedang Jawa Barat sehingga mereka tak salah pilih dalam pemilihan presiden nanti.

“Idza soluhat solatuhu, soluhat sairu amalihi (jika salat seseorang baik, maka baik pula seluruh amalnya),” ungkap Kiai Asep menyitir hadits di depan 500 guru NU dalam acara Silaturahim dan Pembinaan Entrepreunership Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Sumedang di Islamic Centre Sumedang Jawa Barat, Kamis (21/2/2019).

Baca juga : Kiai Asep: Fadli Zon Hina Kiai Kita, Prabowo Harus Kalah Telak!

Kiai Asep lagi-lagi menjelaskan bahwa dirinya pernah melihat langsung salatnya Jokowi di tempat tawaf saat umroh. 

“Saat sujud semua jari-jari kakinya menghadap kiblat. Saat duduk di antara dua sujud beliau duduk iftirasy. Saat duduk takhyat akhir beliau duduk tawaruk. Ini kalau tak biasa salat sejak kecil tak mungkin bisa,” kata pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu.

Kiai Asep menilai bahwa Jokowi orang baik tapi selama ini selalu jadi korban hoax. Karena itu kiai miliarder yang dikenal dermawan itu mengajak para guru NU berdoa bersama agar hoax itu menghantam balik si penebar hoax.

Baca juga : Kiai Asep Ingatkan Para Kiai-Habaib: Jokowi Jelas Shalatnya!

Ia berdoa semoga pasangan capres-cawapres no 01 menang mutlak di Sumedang. Ia juga mendoakan agar Jokowi-Ma’ruf Amin menang dalam debat kandidat. “Dalam debat kemarin skornya 6-0 untuk Pak Jokowi,” katanya. Ia berdoa semoga debat antar cawapres mendatang Kiai Ma’ ruf Amin juga menang telak melawan Sandi Uno.

Hadir dalam acara ini Ketua Umum JKSN Pusat KH Muhammad Roziqi. Dalam sambutannya, Roziqi menjelaskan bahwa JKSN berdiri atas inisiatif Kiai Asep dan Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum Muslimat NU yang kini Gubernur Jawa Timur. Roziqi menegaskan bahwa keberadaan JKSN bukan semata untuk kepentingan pilpres lalu selesai. Tapi JKSN akan tetap eksis pasca pilpres terutama untuk pengawalan program-program yang bersifat sosial.

Sementara itu, Ketua Pergunu Jawa Barat H Saepuloh menghimbau agar semua guru-guru yang tergabung di Pergunu agar ikut serta memenangkan Joko-Kiai Ma’ruf Amin sebagai wujud khidmat kita kepada alim ulama dan dalam upaya menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. [Liputanaceh]

Bagikan: