Penyebar Hoaks 'Jokowi di Balik Impor Sabu' Dibui 1 Tahun

Penyebar Hoaks 'Jokowi di Balik Impor Sabu' Dibui 1 Tahun

Tribunsantri.comPenyebar kabar bohong alias hoaks soal Jokowi berada di balik impor berton-ton dari China dihukum satu tahun penjara dan denda satu miliar. Dia bernama Dendi Januardi warga Sagulung, Batam.

Dendi memposting komentar yang menyudutkan pemerintah. Ia menyebut Jokowi tak menepati janji dengan membuka keran impor.

Komentar Dendi yang kemudian menjadi masalah adalah:

Sabu 250 ton itu pesanan Jokowi. Digagalkan Buwas. Makanya Buwas diganti Jokowi karena menggagalkan rencananya.

Tidak hanya itu, Dandi juga memposting foto-foto ulama dengan kalimat caption:

Mereka dibidik, akankah kita diam?

Ternyata aktivitas Dendi dipantau patroli cuber Polda Kepri. Tak berselang lama, Dendi diamankan dan harus mempertanggungjawabkan hoaks yang dibuatnya. Dendi akhirnya harus duduk di meja sidang.

"Menyatakan Terdakwa Dendi Januardi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "Dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian masyarakat atau
tertentu permusuhan berdasarkan individu atas dan/atau suku, antargolongan (SARA)". Menjatuhkan pidana selama 1 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Dengan ketentuan apabila pidana tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," ucap majelis PN Batam sebagaimana dilansir di websitnya, Minggu (6/1/2019).

Dalam sidang, Majelis menyatakan Dendi terbukti memposting berita palsu atau hoaks terkait Presiden Jokowi.

"Selama persidangan Majelis tidak menemukan adanya alasan-alasan pemaaf atau pembenar sehingga perbuatan yang dilakukan Terdakwa dapat dipertanggungjawabkan kepadanya," pungkasnya. [Detik]

Bagikan: