Kiai Said Aqil: Tanpa Diarahkan Warga NU Terpanggil Menangkan Tokohnya di Pilpres

Kiai Said Aqil: Tanpa Diarahkan Warga NU Terpanggil Menangkan Tokohnya di Pilpres

Tribunsantri.com - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menegaskan Nahdlatul Ulama bukanlah partai politik (parpol), tapi warga NU terpanggil untuk memenangkan tokoh NU di Pilpres 2019.

Dukungan itu dikatakannya akan terjadi tanpa warga NU diarahkan.

"NU bukan parpol, tapi warga NU ada rasa terpanggil untuk memenangkan tokohnya tanpa diarahkan, tanpa dikampanyekan warga NU sudah terpanggil, tanpa dipanggil untuk menyukseskan tokohnya yang lagi maju di pilpres," kata kiai Said Aqil kepada wartawan di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2018).

Pernyataan itu disampaikan Said Aqil saat menggelar konferensi pers terkait acara musyawarah alim ulama yang akan digelar oleh NU pada Februari mendatang.

Kiai Said Aqil menanggapi pertanyaan wartawan soal apakah di acara munas itu warga NU akan diarahkan untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

Diketahui, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan acara besar NU itu akan dibuka oleh Presiden Jokowi dan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kiai Ma'ruf Amin sendiri sempat menjabat Rais Aam di PBNU dan digantikan KH Miftahul Akhyar.

Kiai Miftahul belum lama ini sempat berkunjung ke kediaman Ma'ruf di Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan itu membahas acara-acara yang akan dilaksanakan NU.

Dalam pertemuan itu, kiai Miftahul menyebut akan ada acara istigasah, yang akan digelar pada Februari dan Maret mendatang, yang waktunya bersamaan seperti dalam acara munas NU.

Namun tidak diketahui apakah acara itu berlangsung secara bersamaan atau tidak.

"Kemungkinan kita akan mengadakan istigasah ya untuk karena ini pesan kiai-kiai sepuh kapan PBNU mengadakan istigasah, nah ini yang kita bicarakan tadi di samping melihat kesehatan beliau," kata Miftahul di kediaman kiai Ma'ruf, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/1).

Kiai Ma'ruf Amin pun berkomentar saat dikunjungi Miftahul. Selain acara istigasah, disebutkan akan ada acara halaqah. 

Halaqah tersebut, kata kiai Ma'ruf, sekaligus untuk menyosialisasi pencalonannya bersama capres Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. 

"Rencananya, mereka memang melakukan pertemuan halaqah-halaqah di seluruh Indonesia dalam rangka memantapkan dan memenangkan saya dan Pak Jokowi, capres-cawapres nomor urut 01, Intinya gitu," ungkap kiai Ma'ruf. [Detik]

Bagikan: