Habib Ali al-Jufri: Kata Jihad Dicuri dan Disalahgunakan untuk Kepentingan yang Keliru

Habib Ali al-Jufri: Kata Jihad Dicuri dan Disalahgunakan untuk Kepentingan yang Keliru

Tribunsantri.com - Dalam sebuah kesempatan yakni acara Jalsatut Du'ad di Pondok Pesantren Al Fachriyah Tanggerang Selatan pimpinan Habib Jindan bin Novel, Habib Ali Al-Jufri berpesan agar menjaga negara kita dari perpecahan yang membut negara ini hancur.

Hal itu beliau sampaikan mengingat ada sekelompok orang yang bergerak mengatasnamakan jihad padahal sejatinya mereka membuat kerusakan.

“Jaga negeri kalian. Jangan terprovokasi dengan orang pakai baju putih yang mengatasnamakan Islam, demokrasi, liberalisme dan lain-lain. untuk merusak dan menipu.” Pesan Habib Ali.

Habib Ali pun memberi contoh betapa negara-negara di Timur Tengah hancur akibat ulah sejumlah orang yang dengan semangatnya berjuang menegakkan khilafah. Kenyataannya, khilafah yang mereka dengung-dengungkan tak kunjung tegak, malah negaranya hancur dan rakyatnya mengungsi ke luar negeri.

Untuk itu, Habib Ali berpesan agar berdakwah dengan baik, jangan mau diprovokasi dan mencuri kalimat jihad untuk kepentingan yang salah.

“Bukan kalimat jihad yang dicuri dan disalahgunakan untuk kepentingan yang keliru, menipu atas nama jihad Islam,” tambahnya.

Menurut Habib Ali, lima prinsip dalam agama yaitu Agama, Akal, jiwa, kehormatan dan harga diri harus dijaga. Namun untuk merealisasikan prinsip-prinsip tersebut sangat tergantung pada keberadaan nagara yang kondusif.

“Agama, akal, jiwa, kehormatan dan harga diri harus dijaga. Jika negara hancur, maka semuanya akan hancur,” tandasnya. [Tribunsantri/sa]

Bagikan: