LSI Denny JA: Jokowi-Ma'ruf Lebih Dekat dengan Pengikut Ulama

LSI Denny JA: Jokowi-Ma'ruf Lebih Dekat dengan Pengikut Ulama

Tribunsantri.com - Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dinyatakan lebih dekat dengan kalangan yang selama ini suka mengikuti imbauan ulama. Hal itu berdasarkan hasil riset Lingkaran Survei Indonesia Denny JA sepanjang 10-19 Oktober. 

Survei LSI Denny JA melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi. Dari para responden, LSI menetapkan daftar ulama paling berpengaruh Abdul Somad, Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Aa Gym, dan terakhir Rizieq Shihab. 

Baca juga : LSI: Pengaruh Habib Rizieq Merosot karena Masalah Hukum

Para ulama itu dipilih berdasarkan tiga kriteria yaitu pengenalan, kesukaan, dan mengikuti imbauannya.

Dari hasil survei diketahui 48,7 persen kalangan yang mengikuti imbauan Arifin Ilham cenderung memilih Jokowi-Maruf di Pilpres 2019. Kemudian, 49 persen yang mengikuti imbauan Yusuf Mansur juga memilih Jokowi-Ma'ruf.

Begitu pula pengikut Aa Gym. Mereka yang selama ini mau mengikuti imbauan Aa Gym, 49,2 di antaranya akan memilih Jokowi-Ma'ruf. 

"Jokowi-Ma'ruf masih menang di kalangan pemilih yang mendengarkan imbauan ulama," kata peneliti Ikrama Masloman di kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta, Rabu (14/11). 
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya dipilih pengikut Abdul Somad dan Rizieq Shihab. 

Baca juga : Survei LSI: Amien Rais Populer tapi Tak Berpengaruh

Sebanyak 54,3 persen pengikut Somad akan memilih Prabowo-Sandi. Sama halnya dengan 63 persen pengikut Rizieq Shihab.

"Prabowo-Sandi unggul di pemilih yang mendengarkan imbauan Ustaz Abdul Somad dan Habib Rizieq Shihab," ucap Ikrama. 

LSI Denny JA juga melakukan survei dengan meminta pendapat responden yang tidak mengenal Abdul Somad, Arifin Ilham, Yusuf Mansur, Aa Gym, dan Rizieq Shihab. Hasilnya, 69,5 persen responden yang mengenal lima ulama itu cenderung memilih Jokowi-Ma'ruf. Mereka yang akan memilih Prabowo-Sandi hanya 15,5 persen. 

Hasil survei LSI Denny JA bertajuk Ulama dan Efek Elektoralnya dilakukan 10-19 Oktober. Pemilihan responden melalui metode multistage random sampling. Para responden diwawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner.

"Dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,8 persen. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA," ucap Ikrama. [cnnindonesia]

Bagikan: