Pesan Presiden Jokowi Kepada Para Santri: Jangan Mudah Percaya Hoaks

Pesan Presiden Jokowi Kepada Para Santri: Jangan Mudah Percaya Hoaks

Tribunsantri.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri puncak Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar di kota Bandung, Jawa Barat, Ahad (21/10/2018) malam.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi berpesan kepada para santri agar cerdas dalam mengonsumsi informasi di media sosial, jangan sampai langsung percaya terhadap informasi yang belum diuji kebenarannya, lebih-lebih mendekati pilpres 2019 dimana media sosial dipenuhi dengan ragam informasi yang menyesatkan (hoaks).

Baca juga : Di Puncak Hari Santri Nasional, Mentri Agama Ajak Tebarkan Kedamaian

"Saya titip, jangan mudah percaya pada hoaks berita yang ada di media sisial. Kalau sudah menjelang tahun politik banyak sekali berita bohong, fitnah di medsos. Tolong disaring," kata dia.

Jokowi menegaskan, Islam mengajarkan kesejukan dalam bertutur dan melarang melakukan fitnah, mencela dan menjelekkan orang lain yang berbeda paham dan pilihan.

Terkait dengan pilihan politik, Jokowi mempersilahkan kepada para santri menentukan pilihannya sesuai dengan pertimbangan yang dimiliki, sebab dalam pesta demokrasi, seseorang bebas memilih pasangan tertentu tanpa ada tekanan dan paksaan dari siapapun. 

Lebih lanjut mantan wali kota Solo, Jawa Tengah itu mengingatkan agar para santri tetap menjaga persaudaraan baik sesama muslim maupun dengan sesama anak bangsa.

"Jangan sampai antarumat saling mencela, sesama muslim saling menjelekan, antardaerah, antarsuku saling memfitnah," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menceritakan tentang ditetapkannya Hari Santri Nasional tiga tahun yang lalu.

Menurut Jokowi, penetapan hari santri merupakan bentuk apresiasi dan penghormatan negara kepada para ulama dan para santri yang dengan ikhlas berjuang untuk negara ini.

"Sejarah telah mencatat peran besar peran ulama dan santri. Di masa perjuangan kemerdekaan, dalam menjaga pancasila, NKRI dan bhineka tunggal ika, santri dan alim ulama selalu memandu ke jalan kebaikan," katanya[Republika/tribunsantri]

Bagikan: