Mau Diganti Khilafah, PBNU: Indonesia Berdiri Bukan atas Dasar Mimpi tapi Hasil Ijtihad Ulama

Mau Diganti Khilafah, PBNU: Indonesia Berdiri Bukan atas Dasar Mimpi tapi Hasil Ijtihad Ulama

Tribunsantri.com - Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) didasarkan atas ijtihad para ulama.

Hal itu disampaikan oleh ketua Pemgurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud pada acara Halaqah Kebangsaan yang diisi dengan membahas Buku Fikih Kebangsaan, Merajut Kebersamaan di Tengah Kebhinekaan, Ahad, 23 September 2018.

Baca juga : Wapada ! #2019GantiPresiden Diboncengi Kelompok yang Ingin Mendirikan Khilafah

Menurut Kiai Marsudi, terwujudnya NKRI bukan berasal dari mimpi tapi merupakan karya besar para ulama yang berkolaborasi dengan tokoh bangsa.

“Karya besar, pemikiran besar yang datangnya pemikiran besar ini hasil dari ijtihad bukan karena datang dari mabok, mimpi, atau khayalan tidak jelas,” kata Kiai Marsudi.

Kiai Marsudi melanjutkan, ada kelompok yang menilai Indonesia merupakan negara kafir dan harus dirubah dengan sistim khilafah. 

Baca juga : Jangan Terkecoh! Ketua DPP PKS Catut Mbah Hasyim Asy'ari untuk Kepentingan #2019GantiPresiden

Pandangan tersebut berasal kedangkalan mereka dalam memahami sumber-sumber Islam sehingga mempunyai pemahaman yang salah.

Namun demikian, para ulama pesantren tanpa mengenal lelah selalu mempertahankan konsensus bersama berupa NKRI, bahwa sistim yang sekarang ada sudah sesuai dengan syariat Islam.

“Bernegara seperti ini ya atas pandangan Islam di Nusantara,” katanya.

Karena terwujudnya negara ini melalui proses perjuangan yang sangat panjang, maka sudah menjadi kewajiaban bersama untuk menjaga dan merawatnya agar tetap utuh.

“Wajib menjaga kesatuan NKRI,” pungkasnya. (Santrinews/tribunsantri) 

Bagikan: