Klarifikasi HMI Terkait Isu Rencana Demo di PBNU

Klarifikasi HMI Terkait Isu Rencana Demo di PBNU

Tribunsantri.com - Ketua Umum PB HMI 2018-2020 Respiratori Saddam Al Jihad menyebarkan pesan singkat di WhatsApp dalam menanggapi isu yang berkembang terkait rencana akan adanya demo HMI di kantor PBNU untuk menuntut pembubaran Banser. 

Dia berpesan, agar HMI tetap bersikap dingin dan menghormati proses hukum yang ada. 

Baca juga : Ini Tanggapan Gus Ipul Atas Beredarnya Poster Rencana Demo HMI yang Menuntut Pembubaran Banser di PBNU

Berikut bunyi pesan singkat yang beredar di berbagai grup HMI dan GP Ansor:

"Assalamualaikum wr wb

Dalam melihat permasalahan yang terjadi dalam waktu-waktu terakhir ini, terkait pembakaran bendera tauhid, maka perlu kita berlaku bijak agar proses hukum dapat berjalan dengan maksimal.

Dalam posisi ini hal paling terpenting tidak perlu kita memperkeruh suasana dan terprovokasi sehingga hubungan sosiologis sesama umat Islam dan bangsa Indonesia mudah terganggu. 

Oleh karena itu PB HMI mengajak untuk membuka ruang silaturahmi agar hubungan sesama manusia dan umat muslim dapat berjalan dengan baik dan mendukung penyelesaian permasalahan ini. 

Terakhir, PB HMI menegaskan untuk menekankan kepada kader HMI dan umat muslim bahwa tidak ada gerakan yang bisa mengadu domba persaudaraan umat muslim, sehingga merawat umat dan bangsa adalah hal yang penting dalam momentum kebangsaan hari ini.

Jaga persatuan, tolak provokasi.

Wassalamualaikum wr wb

Ketua Umum PB HMI 2018-2020

Respiratori Saddam Al Jihad,".

[Malangtimes]

Bagikan: