Jawab Tudingan 'Warga NU Berisik Paling NKRI', Sekjend Jaringan Kiai Santri Nasional : Warga NU Bukan Kelompok Kos-kosan yang Tidak Ikut Memerdekakan Indonesia

Jawab Tudingan 'Warga NU Berisik Paling NKRI', Sekjend Jaringan Kiai Santri Nasional : Warga NU Bukan Kelompok Kos-kosan yang Tidak Ikut Memerdekakan Indonesia

Tribunsantri.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) KH Zahrul Azhar As’ad atau yang akrab disapa Gus Hans mengatakan, kalau ada yang bilang warga NU ‘berisik’ seolah paling NKRI, sah-sah saja karena Nahdliyin memang golongan yang terlibat, minimal keturunan dari orang-orang yang terlibat mendirikan bangsa ini.

“Bukan kelompok atau orang kos-kosan yang tidak ikut memerdekakan, tapi tiba-tiba ikut seakan-akan merasa mendirikan bangsa ini,” katanya.

Karena itu, Gus Hans membayangkan kalau kelompok ‘kos-kosan’ ini berada di dalam kekuasaan, maka yang terjadi adalah radikalisme, pemanfaatan isu-isu agama, maupun kapitalisasi tentang nilai-nilai agama dalam hal yang sifatnya formalistis.

“Kalau mereka, misalnya, berpikir agama diformalkan, maka itu akan menjadi sesuatu yang sangat mengancam keutuhan NKRI,” pungkas pengasuh Ponpes Queen Al Azhar Darul Ulum Jombang tersebut. [Barometerjatim]

Bagikan: