Wapada ! #2019GantiPresiden Diboncengi Kelompok yang Ingin Mendirikan Khilafah



Wapada ! #2019GantiPresiden Diboncengi Kelompok yang Ingin Mendirikan Khilafah

Tribunsantri.com - Sebenarnya tidak ada yang salah dengan aspirasi masyarakat yang tidak mau memilih Joko Widodo (Jokowi) pada pilpres 2019. Karena itu merupakan hak masyarakat yang diperbolehkan oleh konstitusi. 

Akan tetapi kalau cara mengekspresikan pilihan politik tersebut dengan membuat gerakan yang memprovokasi yang pada akhirnya menimbulkan gejolak dan perpecahan di tengah-tengah masyarakat, maka sudah bukan lagi masalah kebebasan berpendapat. Tetapi sudah masuk wilayah hukum. 

Baca Juga : Jangan Terkecoh! Ketua DPP PKS Catut Mbah Hasyim Asy'ari untuk Kepentingan #2019GantiPresiden

Seperti diketahui, kelompok oposisi membuat gerakan #2018GantiPresiden. Gerakan ini diinisiasi oleh ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Di sejumlah daerah, deklarasi yang punya semangat mengganti presiden ini mendapat penolakan dari masyarakat. Ini menunjukkan bahwa gerakan ini mengganggu ketertiban umum yang seharusnya penegak hukum bertindak.

Terkait dengan hal tersebut, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menilai gerakan ini telah diboncengi oleh kelompok yang ingin mendirikan negara khilafah yang diusung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Hal ini dikatakan oleh ketua Pengurus Besar PMII Muh Syarif Hidayatullah. Menurutnya banyak tokoh HTI yang terlibat dalam gerakan tersebut. 

Baca juga : Penolakan Bonek Tak Digubris, Deklarasi #2019GantiPresiden Akan Digelar di Tugu Pahlawan Surabaya

"Kita ketahui bersama bahwa di dalam gerakan ini banyak tokoh-tokoh yang berkeinginan mengubah sistem negara kita menjadi sistem khilafah," kata Syarif.

Syarif menambahkan, keterlibatan eks HTI dalam gerakan #2019GantiPresiden harus diwaspadai. Sebab jika mereka diberi panggung, maka mereka akan dengan bebas dan leluasa menyuarakan aspirasinya yang ingin mendirikan megara khilafah. Sebagai dampaknya, negara ini akan hancur lebur.

Dia pun mengajak segenap elemen mahasiswa agar menjaga situasi kondusif menjelang pilpres.

“Kami mengimbau kepada rekan-rekan mahasiswa di berbagai daerah untuk mengecam gerakan #2019GantiPresiden, dan mengimbau kepada seluruh elemen organisasi agar ikut menjaga suasana kondusifitas menjelang pesta demokrasi 2019," imbuhnya. [rmol/tribunsantri.com]

Bagikan: