Hati-hati ! Batas Surga dan Neraka Sangat Tipis, Lebih Tipis Dari Rambut Dibelah Tujuh


Tribunsantri.com - Surga dan neraka adalah dua hal yang berbeda. Surga dijanjikan oleh Allah SWT bagi hambanya yang taat, sementara neraka akan diberikan kepada manusia lacut yang membangkang kepada-Nya.

Adanya surga dan neraka itulah yang membuat manusia hati-hati dalam menjalani kehidupan dunia yang sebentar ini.

Manusia yang sadar tidak akan serampangan melakukan perbuatan, baik tindakan maupun ucapan. Dia berpikir terlebih dahulu sebelum berbuat.

Surga dimaksudkan, agar manusia terdorong untuk melakukan kebajikan. Sedangkan neraka dibuat agar manusia menghindari perbuatan yang dapat menciderai kemanusian.

Namun demikian, menurut KH Lukman Hakim, batas antara surga dan neraka sangat tipis. Bahkan, saking tipisnya batas itu, lebih tipis dibanding rambut dibelah tujuh.

“Batas surga dan neraka itu sangat tipis. Lebih tipis dibanding rambut dibelah tujuh,” tegas Kiai Lukman.

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Caringin, Bogor yang juga Direktur Sufi Center Jakarta itu memberi perumpamaan, bahwa jika ada orang yang merasa dirinya sebagai orang baik yang akan mendapatkan jatah surga, maka disaat itulah dia sedang berusaha meraih neraka.

Jadi, menjadi orang baik itu adalah perintah Allah SWT, tapi merasa dirinya sebagai orang baik adalah sesuatu yang tercela.

“Kadang tampaknya aktif di surga ternyata berenang di lautan neraka. Kadang tampak menjadi aktivis neraka ternyata melenggang di surga,” tutur Kiai Luqman.

Lalu, Kiai Lukman, mengajak kita semua, agar melewati dunia yang beliau umpamakan sebagai neraka, dengan senantiasa meniti jalan yang lurus.

“Mari kita lewati neraka dunia dengan meniti shirathal mustaqim,” ucapnya. [NU Online]

Bagikan: