Ferry Irawan Minta Maaf Lewat Video, Banser Sidoarjo : Harus Ada Pernyataan Tertulis

Ferry Irawan Minta Maaf Lewat Video, Banser Sidoarjo : Harus Ada Pernyataan Tertulis

Tribunsantri.com - Permintaan maaf Ferry Irawan, pria gondrong yang menghina Banser saat bersama Ahmad Dhani disela-sela deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya ditanggapi GP Ansor Sidoarjo.

Ketua PC GP Ansor Sidoarjo H Reza Ali Faizin mengatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pimpinan pusat.

"Sikap akan ditentukan setelah ada kordinasi atau instruksi dari pusat," kata gus Reza.

Baca juga : Bilang Banser Idiot, Ferry Irawan Minta Maaf ke Banser dan Umat Islam

Namun demikian, jika pria yang mengaku sudah tidak aktif lagi di FPI itu serius meminta maaf, Gus Reza meminta agar membuat pernyataan tertulis bermatrai yang ditujukan kepada komandan Banser dan seluruh keluarga Banser di seluruh Indonesia.

“Harus benar-benar minta maaf dan tidak mengulangi perbuatannya," pungkas Reza.

Sebelumnya, Ferry Irawan berada dalam hotel tempat Ahmad Dhani menginap untuk mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Surabaya (Ahad/26/2018).

Namun, deklarasi itu mendapat penolakan dari sejumlah kelompok masyarakat karena #2019GantiPresiden merupakan gerakan yang memecah belah dan mengganggu ketertiban kota Surabaya.

Baca juga : Mau Dilaporkan Ke Polisi, Banser Sidoarjo Pantau Rumah Ferry Irawan di Waru

Bahkan, Dhani tidak bisa keluar dari hotel karena dikepung oleh massa yang menolak. Akhirnya pentolan Dewa 19 itu membuat video yang mengatakan dirinya tidak bisa keluar karena dihadang oleh para pendemo yang menurut Dhani disebut sebagai idiot.

Kata ‘idiot’ yang diucapkan Dhani dalam video itu memang tidak secara langsung ditujukan kepada Banser, tetapi ditujukan kepada para pendemo secara keseluruhan.

Nah, ketika Dhani mengarahkan kameranya ke pria gondrong yang ada di sampingnya, pria tersebut mengatakan kata-kata penghinaan kepada Banser dengan menyebut 'Banser Idiot'. [Beritajatim/tribunsantri]

Bagikan: