Dituduh Kafir Karena Dukung Jokowi, Ini Jawaban TGB


Dituduh Kafir Karena Dukung Jokowi, Ini Jawaban TGB

Tribunsantri.com - Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi untuk mendukung Joko Widodo menjadi presiden dua periode menjadi polemik di masyarakat.

Polemik tersebut muncul karena pria yang biasa dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) itu awalnya menjadi pendukung oposisi bahkan di pilpres 2014 lalu menjadi tim sukses Prabowo-Hatta dan berhasil mengantarkan Prabowo sebagai pemenang di NTB.

Atas keputusannya itu, TGB mendapat banyak serangan dari pendukung oposisi. Berbagai tudingan disematkan kepada alumni Al Azhar, Mesir itu. 

Tidak tanggung-tanggung, TGB dicap telah kafir karena mendukung Jokowi.

TGB pun menjawab tudingan kafir tersebut dengan membawakan argumen keagamaan. 

Dia mengingatkan agar tudingan kafir terhadap seseorang jangan diobral sembarangan. Sebab jika orang yang dituding kafir ternyata tak kafir, maka tudingan itu akan kembali pada yang menuding. 

"Ya saya sih mendoakan sajalah bahwa hati-hati ketika kita mengafirkan orang yang tidak kafir itu, kembali ucapan itu kepada kita," kata TGB.

Selanjutnya TGB juga mengingatkan perbedaan pilihan politik jangan sampai membawa-bawa agama. 

"Kedua, perbedaan pilihan politik di Indonesia itu tidak boleh melahirkan fatwa-fatwa keagamaan yang menganggap orang lain yang berbeda pilihan itu tidak muslim, tidak muslim yang kafah, apalagi dianggap tidak komit kepada Islam, apalagi disebut munafik, itu tidak boleh," ujar TGB (detikcom)

Bagikan: