Cak Nun : Indonesia Bubar Iku Maksute Kowe Mung Dadi Jongos



Cak Nun : Indonesia Bubar Iku Maksute Kowe Mung Dadi Jongos

Tribunsantri.com - Polemik tentang Indonesia Bubar 2030 menjadi viral di masyarakat dan menuai pro-kontra. Sebagian ada yang setuju dengan prediksi itu namun ada pula yang menganggapnya sebagai pernyataan yang tidak berdasar.

Untuk mengakhiri polemik tersebut budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) memberikan makna terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh Prabowo Subianto itu. 

Dalam salah satu ceramahnya yang kini videonya viral di media sosial, Cak Nun mengungkapkan bahwa yang dimaksud Indonesia Bubar 2030 bukan berarti Indonesia secara fisik sudah tidak ada lagi. Akan tetapi rakyat pribumi sudah tidak lagi menjadi tuan di negaranya sendiri. 

Berikut ini kutipan dari ceramah Cak Nun:

"Ramalan atau asumsi Indonesia akan bubar 2030 itu jangan disalah-sangkai koyok Indonesia wis orah ono, njur gedung-gedung ambruk kabeh, kintir ning kali, ning segoro, orah".

Indonesia kelak bahkan akan sangat jaya. Itu artinya, gedung-gedung tinggi, luar biasa. Pertaniannya maju. Produksi luar biasa dan daya beli masyarakat semakin baik. 

Kelak Indonesia akan jaya. Amerika akan jadi Negara Kedua. Eropa juga akan jadi Negara Kedua. Amerika Latin dan Afrika tetap akan menjadi Negara Ketiga. 

Tapi negara-negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, akan naik menjadi Super Power, Adi Kuasa, pusat keuangan dunia.

Masalahnya  adalah kowe dadi jongos. Masalahnya adalah Indonesia dudu' wekmu, bukan gonekmu. Kowe dudu' bos. Kowe orah duwe Mall. Uripmu mung Cleaning Servis, Satpam, Banser karo sopir. 

Karena kita tidak pernah belajar menjadi penguasa atas diri kita sendiri. Ayo, kita punya martabat.

Ojok ngemas-ngemis koyok ngene iki. Yang hilang nomor satu dari bangsa Indonesia bukan harta benda, tapi martabat. Anda tidak punya konsep harga diri sama sekali."

Berikut video ceramahnya:




 (Tribunsantri.com)

Bagikan: