Momentum Peringatan Maulid Nabi, NU Ajak Umat Bumikan Islam Aswaja


Momentum Peringatan Maulid Nabi,  NU Ajak Umat Bumikan Islam  Aswaja

TRIBUNSANTRI. COM – Peringatan Maulid Mabi Muhammad SAW harus dijadikan momentum untuk meneladani baginda Nabi Muhammad SAW.  Sehingga kehadiran Islam betul-betul sebagai rahmat bagi semesta alam. 

Hal itu disampaikan oleh ketua Koordinator Lembaga Dakwah dan Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Manan Ghani.  

Kiai Manan mengatakan untuk menjauhkan Islam dari kesan radikal maka harus membumikan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).  

"Umat bisa meneladani membumikan ajaran Islam Aswaja, membumikan ajaran rahmatal lil alamin. Jauh dari radikalisme. Kan nabi diutus sebagai rahmat," katany seperti dilansir  Republika.co.id, Jumat (1/12).

Dia melanjutkan, kelahiran Nabi Muhammad selalu diperingati setiap tahun dengan suka cita tentu harapannya agar bisa meneladani beliau dalam menjalani kehidupan sehari-hati.  Hal itu memang sudah seharusnya,  mengingat Nabi Muhammad diutus untuk menyempurnakan akhlaq. 

"Nabi itu contoh teladan untuk menyempurnakan akhlak manusia," ucapnya.

Selain itu, Kiai Manan juga menyampaikan bahwa keteladanan Nabi Muhammad juga sangat penting diperhatikan terutama dalam membangun persaudaraan sesama muslim,  persaudaraan sesama warga negara dan tentu persaudaraan sesama manusia. 

"Nabi sendiri mengakomodir penduduk Madinah itu bukan karena negara agama atau suku, tapi sebagai negara Berperadaban," ujarnya. 

Oleh karenanya,  sudah seharusnya Muslim Indonesia harus membangun hubungan baik dengan umat agama lainnya.  

"Umat Islam di Indonesia kan sudah berperilaku baik pada agama lain. Umat Islam Indonesia tidak keberatan membangun ukhuwuah wathaniyah. Ini yang perlu diteladani dari nabi dalam konteks saat ini," jelasnya. (ROL) 

Bagikan: